Tahun 2016, Akim Dorong Pelaksanaan Proyek Lebih Awal

by

SINTANG | Sintangpost.com-Penjabat Bupati Sintang Alexius Akim sedikit menekan seluruh Satuan Kerja Perangkat (SKPD) agar mampu melaksanakan proyek-proyek agar bisa dilaksanakan diawal tahun 2016. Hal tersebut disampaikan Alexius Akim saat memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Kabupaten Sintang Tahun Anggaran 2015 dan Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Kabupaten Sintang Tahun Anggaran 2016 di Balai Ruai pada Senin, 7 Desember 2015.

“Harapan saya jika proyek pembangunan bisa dilaksanakan lebih awal, maka masyarakat bisa segera menikmati hasil pembangunan, perekonomian bisa bergerak, pengawasan dan pemeliharaan bisa lebih baik dan pekerjaan tidak akan menumpuk diakhir tahun 2016” tegas Alexius Akim.

dirinya juga minta setiap SKPD agar membentuk Tim Evaluasi Kegiatan Pembangunan sehingga evaluasi bisa dilaksanakan setiap saat dan pembangunan bisa berjalan sesuai dengan rencana yang sudah di susun” tambah Alexius Akim.

Sekretaris Daerah Yosepha Hasnah yang juga Ketua Tim Anggaran Kabupaten Sintang mengingatkan agar seluruh Kepala SKPD bisa terus menerus mengingatkan bawahannya agar secepat melaksanakan kegiatan pembangunan tahun 2016 dan seterusnya.

“Kita harus belajar dari kesalahan tahun sebelumnya, dan tahun depan jangan diulangi lagi. Segera data penyebab pelaksanaan pembangunan menjadi lambat, dan segera atasi supaya tahun 2016 bisa dilaksanakan lebih awal dengan kualitas pekerjaan yang baik pula” pinta Yosepha Hasnah.

Kepala Bappeda Florentinus Anum menyampaikan bahwa berdasarkan Surat Perintah Pencairan Dana yang sudah ada pada 30 Nopember 2015, maka realisasi anggaran Pemerintah Kabupaten Sintang baru mencapai 63, 24 persen dan masih ada sisa 36, 76 persen atau 294 milyar. Ada 39 SKPD yang realisasi keuangan sudah diatas 80%, 19 SKPD realisasi keuangan baru mencapai 50-80%, dan dua SKPD yang realisasi keuangan dibawah 50%.

“Berdasarkan catatan kami, SKPD yang baik dalam hal penyerapan anggaran adalah Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BKBPP dan PA) sudah mencapai 93%, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa mencapai 91, 88%, Dinas Pertambangan dan Energi mencapai 90, 80%, Badan Pengelola Perbatasan mencapai 89,66%.” terang Florentinus Anum.

Sementara kecamatan yang penyerapan anggarannya sangat baik adalah Kecamatan Ketungau Hulu dengan realisasi mencapai 98, 65%, Kecamatan Binjai Hulu mencapai 89,92%, dan Kecamatan Dedai mencapai 87, 53%. Kelurahan dengan realisasi anggaran sangat baik adalah Kelurahan Mekar Jaya mencapai 99,62 %, Kelurahan Rawa Mambok mencapai 97,23% dan Kelurahan Kapuas Kiri Hulu mencapai 97,01%.

Realisasi Keuangan Dan Fisik Sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) Reguler di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan baru mencapai 77, 82%, Dinas Kesehatan baru mencapai 43, 18%, Disperindagkop dan UKM baru mencapai 30%, pembangunan Perumahan dan Permukiman oleh Dinas PU baru mencapai 11, 91%. Secara keseluruhan Dana Alokasi Khusus Reguler dan DAK Tambahan sudah mencapai 70,52%.

Kepala Bappeda menyampaikan untuk mempercepat pelaksanaan Menyelesaikan proses pengadaan barang/jasa Pemerintah Daerah paling lambat akhir bulan Maret Tahun Anggaran berjalan, khususnya untuk pengadaan jasa konstruksi yang penyelesaiannya dapat dilakukan dalam waktu 1 (satu) tahun.

Melaksanakan seluruh Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Daerah melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (e-procurement), Mendorong pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di masing-masing Pemerintah Daerah secara terkonsolidasi, Mengevaluasi semua peraturan di daerah masing-masing yang menghambat percepatan pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, termasuk tidak mengatur tambahan persyaratan selain yang di atur dalam peraturan perundang-undangan di bidang pengadaan barang/jasa Pemerintah.(slh)