Komisi B DPRD Sintang Tinjua Rumah Betang

oleh

Untitled-1SINTANG | Sintangpost.com- Komisi B DPRD Sintang yang membidangi pembangunan melihat langsung dari dekat pengerjaan Rumah betang Tampun Juah yang ada di Jerora, Kecamatan Sintang.

Para wakil rakyat itu berharap Pembangunan Rumah Betang yang menelan dana Miliaran rupiah dapat segera rampung pengerjaannya, sehingga bisa difungsikan sebagai tempat berkumpulnya orang dayak.

“Kita sangat berharap pengerjaan rumah betang ini dapat selesai palinglambat akhir tahun 2016,”Kata Ketua Komisi B DPRD Sintang Harjono Bejang di Sela-sela peninjauan rumah Betang Tampun Juah.

Untitled-2Politisi Golkar itu melanjutkan, pihaknya (DPRD-red)  mendukung penuh serta memberikan suport agar pembangunan rumah Betang itu dapat di fungsikan sebagai tempat berkumpulnya orang-orang dayak yang ada di Sintang. Apalagi lanjutnya selama ini Kabupaten Sintang belum ada rumah betangnya.

“Paling tidak kita berharap tahun depan rumah betang ini sudah rampung, sehingga untuk ifen gawai dayak di Sintang kita sudah bisa menikmati bangunan yang megah itu,”kata Bejang.

Terpisah Hardoyo anggota komisi B DPRD Sintang yang hadir saat peninjauan rumah betang Tampun Juah menyatakan hala yang sama. Dia berharap rumah betang kebanggan orang Sintang ini bisa cepat selesai.

“Saya sebagai orang dayak sangat-sangat mendukung pengerjaan rumah betang Tampun Juah ini agar cepat selesai, karena bagaimanapun juga dengan difungsikan rumah betang ini nantinya bisa menarik daya pikat orang dari luar untuk berkunjung ke Sintang,”kata dia.

Untitled-3Politisi PKIP ini juga berharap kepada kontraktor yang mengerjakan bangunan tersebut agar bisa dikerjakan dengan maksimal dan sesuai dengan kontrak yang ada.

“jangan asal-asl dikerjakan, kita tidak ingin rumah Betang yang dibangun dengan megah ini tidak sesuai dengan yang diharapkan,”pintanya.

Menurut Hardoyo, keberadaan rumah betang bisa menjadi menjadi sarana promosi pemerintah Kabupaten Sintang memperkenalkan potensi pariwisata kepada tamu yang datang berkunjung. Kehadiran rumah betang itu, kata dia, sekaligus menumbuhkan rasa penasaran bagi penikmat kunjungan wisata.

Ia menambahkan, potensi kunjungan wisata di Sintang sangat banyak. Paling utama dan sudah dikenal yakni Bukit Kelam. Hanya saja sulit disanggah jika keterbatasan infrastruktur membuat potensi wisata menjadi kendala untuk dijangkau.

Politisi Kayan mengatakan, sesuai instruksi Bupati, pengemasan pariwisata harus menjadi urusan wajib. Bukan lagi  sekedar pelengkap. Harapannya, dapat memikat kunjungan wisata serta menjadikannya sebagai sumber pemasukan bagi daerah.

“Pariwisata peluang ekonominya cukup tinggi. Maka perlu dimaksimalkan, Nah dengan dibangunnya rumah betang ini saya kira orang Sintang patut berbangga,”tukasnya. (okt)