Setda Sintang Gelar Syukuran dan Pisah Sambut Pejabat

by

SINTANG | Sintangpost.com- Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang melaksanakan acara syukuran atas pelantikan pejabat dan pisah sambut pada Rabu, 8 Februari 2017 di Lobi Kantor Bupati Sintang. Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah menyampaikan pada 25 Januari 2017 dan 1 Februari 2017 yang lalu sudah dilakukan pelantikan pejabat eselon II, III dan IV.

“Untuk itu kita bersyukur atas pelantikan tersebut dan menggelar pisah sambut dengan pejabat di Lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang baik yang masih tetap, datang dan akan pindah ke Satuan Kerja Perangkat Daerah lain” terang Yosepha Hasnah.

“kepada yang dikukurahkan maupun yang pindah ke Sekretariat Daerah. Mari kita jaga kebersihan ruangan dan keindahan taman yang ada, supaya tetap bersih dan rapi sehingga memberikan semangat kepada kita untuk bisa bekerja dengan baik dan nyaman. Saya mohon maaf kepada staf ahli, asisten, kabag, kasubag dan staf jika selama saya memimpin ada yang kurang berkenan. Kepada yang pindah ke SKPD lain, yang baik di Setda ini silakan ditiru dan dilaksanakan di tempat tugas baru dan tinggalkan yang kurang baik” pesan Yosepha Hasnah.

“Sekretariat Daerah ini saya dorong supaya menjadi contoh bagi SKPD lain dalam banyak hal. Saya mengingatkan agar kita harus bisa bekerjasama dan meningkatkan kualitas pekerjaan kita. Saya senang jika semua staf cerdas dan mampu bekerja dengan baik” tambah Yosepha Hasnah.

Sementara Zulkarnaen mewakili pejabat yang akan meninggalkan Sekretariat Daerah  dan melaksanakan tugas sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan menyampaikan dirinya siap ditempatkan dimana saja. “saya sudah bekerja selama 24 tahun di Sekretariat Daerah ini. saya sudah merasakan di pimpin oleh 5 orang Sekretaris Daerah. Awalnya saya yakin tidak keluar dari Setda ini. Namun ternyata saya ditugaskan untuk memimpin sebuah SKPD” terang Zulkarnaen.

“saya mulai CPNS sudah di Setda ini. Dulu saya bekerja dan mengetik masih menggunakan mesin ketik. Namun sekarang sudah menggunakan komputer. Saya termasuk tidak terlalu paham komputer, tetapi saya dalam konseptor cukup baik. Pengalaman menarik saat di sini adalah saya pernah mendampingi Ibu Sekretaris Daerah menghadiri rapat di DPRD sampai jam dua subuh. Itulah resiko yang harus dijalankan. Sejak dipimpn Ibu Sekda, kantor dan ruangan yang ada lebih tertata dan indah, mungkin itulah naluri seorang wanita jika memimpin” tambah Zulkarnaen.

“Ibu Sekda saya melihat sangat berhati-hati namun tegas. Pesan saya kepada kabag dan asisten supaya membantu Ibu Sekda sesuai tugas bagian masing-masing. Sebenarnya kami sudah merancang pembinaan langsung ke kelurahan dan SKPD yang ada. Silakan untuk diteruskan. Saya sebenarnya belum merasa siap jika dipindahkan dan memimpin sebuah SKPD yang harus mengelola kegiatan dan anggaran.

“Saya akan berusaha menjalankan tugas yang diamanahkan kepada kami dengan penuh tanggungjawab. Doakan saya supaya saya tidak salah langkah karena belum pengalaman mengelola anggaran dalam sebuah SKPD. Saya akan berusaha berteman dengan semua staf di SKPD baru, seperti yang saya lakukan di Setda. Berat rasanya untuk meninggalkan Setda ini tempat saya mengabdi selama 24 tahun. Mohon maaf jika selama saya di Setda ada yang kurang berkenan dalam hati” terang Zulkarnaen. (hms)