Jarot Apresiasi Kinerja Kadis Pendidikan Sintang

by

SINTANG | Sintangpost.com- Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno,menyampaikan apresiasi positif atas langkah awal kerja Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang,  Drs. Lindra Azmar, M.Si disela kesibukannya menghadiri acar pisah sambut pejabat di lingkungan Sekretaris Daerah Sintang, Rabu (8/2/2017).

Bupati mengatakan adalah sesuatu yang baik bagi seorang pimpinan khususnya dilingkungan pemerintahan Kabupaten Sintang untuk mengenali bidang pekerjaannya. “Baguslah! Sebagai awal dari pimpinan SKPD untuk mendalami dan mengenal bidang pekerjaannya,” kata dr. Jarot.

“Dengan kepala Dinas Pendidikan menyempatkan diri untuk memimpin apel saya rasa itu sudah bagus,” papar dr. Jarot. Orang nomor satu di Sintang ini juga mengingatkan untuk hal-hal bagus seperti ini agar juga sampai ke luar kota Sintang. “Hanya saja hal ini harus juga dilakukan di pinggiran juga, sesuai dengan prime mover kitalah membangun dari pinggiran,” tambahnya.

Sebelumnya, ditemui di kantornya pada Senin (6/2/2017), Drs. Lindra Azmar, M.Si menyampaikan sejumlah langkah yang telah dikerjakannya selama 10 hari pertama masa kepemimpinannya. “Setelah 25 januari lalu saya diamanatkan, dipercayakan jadi kepala dinas. Terhitung sudah 10 hari dalam masa kerja saya ini, saya sudah lakukan beberapa hal,” kata Lindra.

“Hari ketiga, saya sudah memanggil kepala cabang,  pada kesempatan itu, saya menampung keluhan mereka dan sekaligus memberikan motivasi dalam rangka untuk meningkatkan mutu pendidikan kita,” paparnya. “hal ini sebagai peran aktif kita dalam mewujudkan visi kabupaten sintang salah satunya adalah mewujudkan masyarakat Sintang yang cerdas,” tambah Lindra.

“saya ingin mengajak teman-teman di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini untuk bekerja sama dan bersama-sama membesarkan pendidikan yang ada di Sintang,” kata Lindra. “Yang mana hal itu menjadi tugas bapak dan ibu sekalian, kalau saya hanya dilahirkan dan dibesarkan oleh seorang pendidik, bapak saya guru,” ceritanya sambil tersenyum.

Sebelumnya, Drs. Lindra Azmar, M.Si melakukan kunjungan ke salah satu sekolah dasar, SDN no.8 Sintang.  “Yang pertama saya bersilahturahmi. Tadi saya berkesempatan untuk menjadi pembina apel bendera,” paparnya. “Saya ini alumni SDN no. 8. Saya berkesempatan untuk memotivasi adik yang saya, saya  bilang ‘bapak saya hanya kepala sekolah anak jadi kepala dinas’ supaya mereka pun berani bercita-cita lebih tinggi meski masih kecil,” kata Lindra lagi.

“Dua minggu ke depan, saya akan mengunjungi smp. Saya akan selang seling untuk mengunjungi sekolah-sekolah dan di dinas,” kata Lindra. Kadis Dikbud Sintang itu jug amenyampaikan bahwa selain silahtturahmi, pada kegiatan kunjungan ini ia juga melakukan diskusi dengan para guru di sekolah tersebut. “Kunjungan ini ini saya rasa lebih efektif, bukan hanya sekedar apel, saya juga melakukan diskusi dengan para guru yang ada di sekolah itu, sekaligus memberikan arahan motivasi, kiat-kiat untuk meningkatkan mutu pendidikan untuk mewujudkan visi kan sintang,” paparnya.

Pada kesempatan ini Kadis Dikbud Sintang itu memberikan sebuah bingkisan sederhana, sebuah jam dinding. “Di sekolah itu belum semua ruang punya jam dinding,” katanya. “Filopsopi saya sederhana,melalui jam dinding, kita mau mengajarkan disiplin, dengan  cara belajar tepat waktu kepada anak-anak dari kecil,” ujar Lindra.

Drs. Lindra Azmar, M.Si juga menyampaikan langkah kerja berikutnya. “Langkah berikutnya, saya akan memanggil para pengawas,” katanya.  “walau pun di agenda kita untuk rakor pengawas setahun hanya sekali, saya akan mencoba tahun ini untuk mengadakannya 2 kali.artinya semester sekali kita bertemu. Saya ingin teman-teman pengawas itu efektif,” kata Lindra.

“Saya ingin merubah mindset bahwa kepala sekolah prestise value-nya lebih tinggi dari pengawas. Kalau di sebut pengawas lebih rendah dari kepala sekolah, itu salah besar. Sebenarnya yang diangkat jadi pengawas adalah orang yang sudah mempunyai kemampuan untuk mengawasi. Beberapa sekolah lho yang di awasi,” paparnya.

“saya juga menghimbau kepada teman-teman dinas yang turun ke lapangan, untuk setiap ada kesempatan ada kunjungan ke lapangan, ke kampung untuk mendokumentasikan kondisi terkini sekolah yang ada di lingkungan yang terjangkau di daerah yangs kunjungi” kata Lindra. “Difotolah kondisi sekolah itu, kondisi sarana prasarananya. Misalnya kondisi wc atau bangkunya yang buruknya. Artinya kita tidak hanya menerima dari laporan di atas kertas, alangkah lebih baik, kita melihat langsung kondisi, data otentiknya,” ujarnya tegas. “saya ingin bila kita ada rapat-rapat yang menyampaiknan hal-hal tentang sekolah kita bisa menyajikan kondisi terbaru dan visual,” tambah Lindra.

“Saya akan mencoba untuk kebut kepala sekolah yang masih plt. Baik itu SD maupun SMP,” kata Lindra. “Kita akan bahas, kita akan usulkan, kita akan evaluasi bagi teman-teman yang sedang berjalan,” paparnya.

Lindra Azmar juga mengungkapkan keinginannya untuk menseragamkan tampilan visual sekolah-sekolah yang ada di Sintang. “Cita-cita saya, fasilitas pendidikan dari SD sampai SMP seragam warna cat sekolahnya,” katanya. “Motivasi saya ini menjadi ciri khas agar bila kepala dinas pendidikan provinsi, Pak Akim datang ke Sintang lewat darat, bisa lihat ini gedung sekolah Sintang, beliau langsung tahu kalau itu gedung sekolah dari warna catnya dan beliau bisa mampir,” tambahnya.(evy)