Asisten Bupati Menghadiri Perayaan Cap Go Meh

by

SINTANG | Sintangpost.com- Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah, Abdul Syufriadi, SH.,M.Si  bersama dengan wakil ketua DPRD Kabupaten Sintang, Terri Ibrahim mewakili Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno, menghadiri perayaan Cap Go Meh warga Sintang di Terminal Sungai  Durian Sintang, Selasa (14/2/2017).

Pada kesempatan ini, Asisten I membacakan sambutan Bupati. Melalui Beliau, Pemerintah Kabupaten Sintang mengucapkan selamat pada perayaan Cap Go Meh sebagai rangkaian dari masa perayaan tahun baru Imlek bagi masyarakat Tionghoa.

“saya merasa bahagia dapat menjadi bagian dalam perayaan ini. Keberadaan masyarakat Tionghoa merupakan corak dalam kemajemukan masyarakat Sintang,” kata Abdul. “Warga tionghoa merupakan komponen warga negara yang memiliki hak dan tangung jawab sama seperti warga negara Indonesia lainnya.,” tambahnya.

“Dengan berpijak pada semangat bhineka tunggal ika, kita bersama harus menjunjung tinggi keberagaman etnis, adat istiadat dan agama. Kabupaten ini harus kita bangun bersama-sama termasuk warga tionghoa,” papar Abdul Syufriadi. Hal ini selaras dengan tema kegiatan kali ini, ‘Cap Go Meh 2017 Wujud Kebersamaan dalam Kebhinekaan di Bumi Senentang’.

Abdul juga mengingatkan bahwa perayaan ini mesti jadi momentum penguatkan semangat bhineka tunggal ika bagi masyarakat Sintang. “Jalin kerjasama yang baik dalam masyarakat. Teruslah berpartisipasi dalam pembangunan kabupaten Sintang ini,” terangnya.

Pada sambutan ini, Bupati juga meminta dukungan dari tokoh masyarakat Tionghoa untuk mewujudkan bersama-sama pemerintah mewujudkan visi dan misi memjadikan masyarakat Sintang cerdas, sehat, maju dan sejahtera.

Pada kesempatan ini, Wakil DPRD Kabupaten Sintang, Terry Ibrahim mengapresiasi positif kegiatan perayaan yang di lakukan di kawasan terminal tersebut. “Kita sebagai masyarakat dan pemerintah Sintang patut berbahagia juga. Kita berterima kasih hampir setiap tahun masayrakat di Sintang merayakan Cap Go Meh,” kata Terri.

“Namun ini sekarang perayaan seperti ini tidak lagi ekslusif milik saudara-saudara kita yang Tionghoa. Lihat saja malam ini, banyak orang yang berkumpul disini, bergembira bersama,” katanya lagi sambil menunjuk pada masyarakat yang ramai memadati panggung itu. Memang tampak warga yang hadir tidak hanya dari kalangan Etnis Tionghoa, ada orang Jawa, Melayu bahkan hiburan yang di tampilkan pun berupa pertunjukan multi Etnis.

Para artis pun membawakan lagu-lagu yang beragam, tidak hanya dalam bahasa Mandarin  di panggung yang di dekorasi juga dengan warna pink selain merah sebagai warna khas perayaan Imlek.Tampak sejumlah aparat mengamankan kawasan di sekitar terminal untuk menjaga kelancaran kegiatan hiburan rakyat tersebut.(evy)