PDAM Tirta Senentang Diresmikan

by

SINTANG | Sintangpost.com- Bupati Sintang, Jarot Winarno meresmikan gedung baru kantor Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Senentang yang ditandai dengan menekan tombol sirene dan penandatanganan prasasti, didampingi oleh Sekretaris Daerah, Ketua DPRD, Pimpinan SKPD, Forkopimda, pada Selasa (28/2).

Dalam sambutannya sebelum melakukan penandatanganan prasasti, Bupati Sintang mengatakan bahwa pembangunan berkelanjutan seperti pemeliharaan sumber daya air ini merupakan komitmen global

“Kita pada era tahun ini merupakan tahun kedua yang merupakan  komitmen global dalam halnya pembangunan berkelanjutan, pembangunan berkelanjutan ini merupakan millenium development go, yang dilaksanakan oleh seluruh negara, ada beberapa kegiatan sebelumnya yang dibahas seperti bebas HIV AIDS dan termasuk juga air bersih yang saat ini sedang dibenahi,”kata Jarot

Dibangunnya gedung baru PDAM Tirta Senentang ini lanjutnya dapat meningkatkan pelayanan yang berkualitas, serta peningkatan mutu pelayanan kepada masyrakat, pembangunan gedung yang mewah, aliran pipa yang bagus, tidak cukup berkualitas jika tidak membangun infrastruktur tentunya ini menjadi perhatian bagi kita semua.

“Saya harap dengan kantor yang sudah megah, mewah ini, mari kita tingkatkan motivasi kerja kita, saling menjalin komunikasi yang baik dengan para konsumen, tunjukan bahwa pelayanan sekarang sudah berkualitas, sehingga saya berharap pada tahun 2018 nanti kalau bisa PDAM mendapatkan pelanggan sebanyak 10.000 sambungan rumah.”jelasnya.

Kepala PDAM Kabupaten Sintang, Susanti,  sedikit bercerita tentang pembangunan didirikannya PDAM pada puluhan tahun silam, PDAM Sintang merupakan Perusahaan Daerah Air Minum satu-satunya milik pemerintah sintang  yang bergerak dibidang jasa dan pelayanan distribusi air bersih utk masyarakat di Kabupaten Sintang,

“PDAM Sintang ini awalnya dibangun pada tahun 1975 dan mulai beroperasi pada tahun 1979 dengan saat itu jumlah debit air yang dialiri sebesar 20 liter perdetik, kemudian pembangunan saat itu dibantu oleh  badan pengolahan air minum dan kemudian pada tanggal 15 desember 1988 proyek ini merupakan proyek dari Menteri Pekerjaan Umum yang dimana mulai diserahkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang,” kata Susanti.

PDAM Sintang lanjut Susanti memiliki pelanggan sebanyak 5650 sambungan rumah, dengan 64 karyawan 39 tenaga teknis, dan 25 orang administrasi, berdasarkan data tingkat kebocoran pipa saluran air pada tahun 2014 ini sebesar 41,6 persen, dan pada tahun 2015 menurun menjadi 32,17 persen, tentunya dengan hasil tersebut kita harus dan masih ada tugas bersama untuk menurunkan tingkat kebocoran pipa air di Kabupaten Sintang.

“PDAM sejak berdiri pada beberapa tahun silam, menanti adanya pembangunan gedung baru yang representatif untuk melayani masyarakat, syukur pada sumber dana APBD tahun 2016 dengan menghabiskan dana sebesar 2,9 milyar ini gedung PDAM yang baru selesai pada Januari 2017, yang dimana pengerjaannya selama 6 bulan dimulai pada bulan Juni 2016 hingga Desember 2016,”jelasnya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Kalbar Persatuan PDAM,Ashari mardiono merasa bangga telah dibangunnya PDAM yang megah di Kabupaten Sintang. “Kami merasa bangga bahwa PDAM memiliki kantor yang bagus, megah, karena kami dari DPD, baru hanya Sintang kota dan melawi saja yang memiliki kantor PDAM yang mewah, oleh karena itu dengan adanya kantor baru ini dapat menjadikan momen yang pas untuk meningkatkan pelayanan yang baik,. Kata Ashari

Berdasarkan data, sambung Ashari, di Indonesia memiliki 367 Perusahaan Air Minum Daerah, diantaranya 58% kondisinya sehat, 28% kurang sehat, dan 19% kondisinya sakit, tentunya memerlukan perhatian, karena sesuai dengan target nasional, pada tahun 2019 PDAM harus 100% dalam kondisi yang sehat, dan kepada pemerintah Kabupaten Sintang agar membimbing PDAM Sintang agar dapat lebih maju, berkualitas” tutur Ashari.(dky)