Topik Terhangat

Dewan Minta Kontraktor Bertanggung Jawab

Terkait Ruas Jalan Pedadang

Kamis, 02 Maret 2017. Pkl. 19:59 WIB

Dibaca :425 views

Sintang Post



SINTANG | Sintangpost.com- Kontrkator yang mnegerjakan ruas jalan Pedadang, Kecamatan Ketungau Hilir dikenakan denda sebesar 12 persen dari pagu dana yang tersedia. Pasalnya,  pihak kontrktor tidak tepat waktu  dengan masa kontrak kerja yang tercantum.

“Selain di denda 12 persen. Kontraktor juga diminta untuk segera memperbaiki ruas jalan pedadang sepanjang 160 meter yang dinilai Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sintang cacat mutu,” kata Ketua Komisi B DPRD Sintang, Harjono Bejang  usai menggelar rapat kerja dengan Bappeda dan Dinas Pekerjaan Umum Sintang, Kamis, (2/3) di Ruang Komisi B DPRD Sintang.

Bejang mengatakan, pada 2016 lalu ruas jalan Pedadang telah dianggarkan dengan menggunakan dana APBD Sintang sebesar, 1.3 M. Hanya saja, saat kita melakukan kunjungan kerja beberapa waktu lalu,  kita menemukan adanya kejanggalan selama proses p[ekerjaan berlangsung. Maka dari itu, kita memanggil intansi terkait seperti, Bappeda dan DPU Sintang untuk mempertanyakan progress pembangunan ruas jalan pedadang itu.

“Untuk berapa detail ruas jalan yang dikerjakan saya tidak tahu. Tetapi, ada 160 meter ruas jalan yang dikerjakan itu cacat secara mutu,” katanya.

Bejang berharap pihak kontraktor dapat segera membenahi ruas jalan pedadang sepanjang 160 meter yang dinilai cacat mutu itu. Pasalnya, ruas jalan itu merupakan objek vital yang dilalui oleh masyarakat setempat untuk melakukan segala aktifitas.

“Kita Komisi B akan terus mengawal dan mengasi pihak kontraktor itu. Kita berharap dapat dikerjakan secepatnya lah. Jangan sampai ditunda lagi,karena ini masih tanggungjawab pihak kontraktor yang memenangkan proyek itu. Perbaikanya pun harus sudah selesai tahun 2017 ini,” pintanya.

Bejang mengatakan, ruas jalan Pedadang ini sudah menjadi keluhani masyarakat khusunya Kecamatan Ketungau Hilir. “Masyarakat selalu mengeluhkan ruas jalan itu. Karena, ruas jalan yang mendapatkan anggaran pembangunan. Tetapi kondisi, dilapangan masih hancur seperti bubur,”ujarnya.  (okt)

 


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.sintangpost.com


© SintangPost.com | Share :