Topik Terhangat

Inspektorat Pantau Administrasi Keuangan Desa

Selasa, 21 Maret 2017. Pkl. 17:51 WIB

Dibaca :295 views

Sintang Post



SINTANG | Sintangpost.com- Inspektorat kabupaten Sintang terus melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap seluruh perangkat desa yang tersebar di 14 kecamatan sintang.

“Administras mereka terus kita benahi. Sehingga tidak ada kesalahan dalam pelaporan administrasi,” kata A.Biong Kepala Inspektorat Sintang, Selasa (21/3).

Menurut Biong, di Sintang ada 391 desa. Semuanya, mengalami berbagai persoalan dalam pengelolaan uang negara. “Macam macam persoalannya. Bahkan, ada yang kita minta kembalikan ke kas negara uang yang tidak tepat peruntukannya dan tidak sesuai administrasinya,” paparnya.

Dikatakan Biong , pemerintah desa dalam mengelola anggaran baik itu yang bersumber APBD maupun APBN masih belum maksimal. Pasalnya, masih ditemukan adanya administrasi yang tidak sesuai dengan pekerjaannya.

” Ada satu desa di dalam RKA nya membangun rabat beton. Tetapi pada waktu pekerjaan dimulai, mereka membangun sumur bor. Nah, dari kacamata inspektorat , anggaran rapat beton yang diubah menjadi sumur bor itu harus dikembalikan ke kas negara, karena administrasinya tidak sesuai dengan rencana kerja,” katanya.

Menurut Biong, dari tahun ke tahun uang negara yang dikembalikan ke kas daerah cenderung mengalami kenaikan.”Semuanya , kesalahan administrasi dan program rencana kerja,” katanya.

Meskipun demikian, Biong menegaskan bahwa inspektorat sendiri tugasnya bukan melakukan pencegahan dan menghukum oknum yang menyalahgunakan uang negara. Namun, inspektorat tugasnya melakukan pencegahan secara dini dan pembinaan terhadap pengguna anggaran pemerintah daerah. ” Maka bahasanya, tidak melanggar hukum. Tetapi, bahasa kita tidak sesuai dengan PP yang mengaturnya,” ujarnya.

Biong juga menyatakan pihaknya secara intens melakukan koordinasi dengan aparat hukum dalam menyelamatkan d yang negara. Koordinasi yang dilakukan pun bukan sebatas penindakan. Tetapi upaya pembinaan agar hal serupa tidak terulang lagi.

“Sepanjang itu masih ranahnya inspektorat itu inspektorat lah yang menanganinya. Kalau inspektorat tidak dapat menangani sesuai waktu yang ditentukan . Maka kondisi itu bisa dilimpahkan kepada aparat penegak hukum tetapi kita tidak semata mata. Mengutamakan penindakan melainkan melakukan pembinaan,” katanya.(okt)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.sintangpost.com


© SintangPost.com | Share :