Festival Anak Sholeh di Sintang Diikuti Ratusan Santri

by
Bupati Memberikan Bingkisan Kepada Santri

SINTANG | Sintangpost.com- Ratusan santri dari Taman Pendidikan Al Quran (TPA) di Sintang berpartisipasi dalam Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) tahun 2016 yang digelar di Pendopo Bupati Sintang, Sabtu (25/3).

Ketua Panitia festival, Tafsir menjelaskan pelaksanaan festival didukung oleh seluruh masjid, Pemkab Sintang, dan tokoh agama dan pribadi yang dengan sukarela membantu kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari.

“ini ajang para santri menempa kemampuan dan ilmu agama mereka. Festival ini untuk memperkokoh silaturahim menopang Ukhuwah Islamiyah dan bentuk kasih sayang kita pada anak-anak bangsa yang sekaligus aset Kabupaten Sintang,”katanya.

Nantinya lanjut Tafsir peserta yang menang akan dikirim pada festival anak sholeh tingkat Provinsi Kalbar di Mempawah.

“Adapun jenis lomba yang akan kami lombakan adalah Tartil Al Qur’an, mewarnai, mengambar, ceramah agama Islam, dan kaligrafi. Jumlah peserta yang sudah mendaftar 580 peserta. Jumlah ini kami anggap spektakular. Jumlah peserta dan pendamping dengan total 800 orang,” terang Tafsir.

Ketua Panitia Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Kabupaten Sintang, Zulfian menyampaikan bahwa kegiatan ini salah satu cara untuk mengangkat kreativitas dan motivasi anak-anak dalam mendalami ilmu agama.

“Ini upaya kita mengembangkan sumber daya manusia khususnya anak-anak. Semangat Taman Pendidikan Al-Qur’an di Sintang yang jumlahnya banyak sangat tinggi untuk mengkut festival ini. Kita akan terus dorong TPA untuk terus ideal, maju dan berkembang,”katanya.

Sementara itu Bupati Sintang Jarot Winarno memberikan apresiasi dalam pelaksanaan festival tersebut. Jarot menyebut FASI tingkat Sintang merupakan sesuatu yang sangat membanggakan.

“Festival anak sholeh sangat penting untuk laksanakan, sebagai bentuk upaya kita membangun dan menyiapkan sumber daya manusia sejak dini,” paparnya.

Jarot juga menyatakan FASI sekaligus bisa mencetak generasi berakhlak mulia. “Festival ini bsa menjadi uji kemampuan anak akan materi keislaman melalui kemasan lomba yang menarik dan edukatif,” jelas dia.(slh/red)