Topik Terhangat

Pasarkan Narkoba Ke Pekerja PETI

Selasa, 04 April 2017. Pkl. 20:15 WIB

Dibaca :473 views

Sintang Post



SINTANG | Sintangpost.com- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sintang amankan dua orang pria yaitu Gepeng (47) dan Ole (37) serta satu orang wanita, Lisa (23) karena diduga terlibat dalam sindikat peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Sintang.

Kapolres Sintang, AKBP Suharjimantoro mengungkapkan diamankannya tiga orang tersebut bermula dari informasi masyarakat pada Kamis lalu (30/3) yang mengatakan bahwa Gepeng membawa narkoba dari Pontianak untuk diedarkan di Kabupaten Sintang.

“Berdasarkan informasi tersebut, Satresnarkoba Polres Sintang melakukakan penyelidikan dan akhirnya, pada keesokkan harinya, Jumat (31/3) mereka memberhentikan Gepeng yang saat itu melintas di Jalan MT Haryono dan mendapatkan sejumlah barang bukti yang cukup besar yaitu satu klip plastik transparan yang berisi sembilan tablet berwarna merah jambu yang diduga merupakan narkotika jenis ekstasi dan satu klip plastik transparan yang berisi kristal putih yang diduga sabu dengan berat 18,71 gram yang disimpannya di dalam pengecas handphone bekas,” ujarnya ketika melakukan press release di ruang PPKO Polres Sintang, Senin (3/4).

Dari pengamanan tersebut, lanjutnya, Gepeng mengakui bahwa masih ada barang yang disimpan di kontrakan yang terletak di Jalan Lintas Melawi.

“Saat itu, Ole dan Lisa berada di kontrakan tersebut. Saat petugas datang, Lisa terlihat membuang barang bukti melalui jendela kamarnya, Kita langsung melakukansehingga petugas langsung bergerak cepat untuk mencari apa yang telah dilempar oleh Lisa. Kita langsung melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti lainnya. Lisa dan Ole yang saat itu berada di kontrakan tersebut langsung serta sejumlah barang bukti yang ditemukan kita amankan ke Polres Sintang,” tuturnya.

Kapolres Sintang mengklaim bahwa mereka merupakan sindikat pengedaran narkoba karena dalam melakukan aksinya mereka tidak sendiri dan mereka mempunyai peran masing-masing dalam menjalankan aksinya.

“Kalau dari pengakuannya, baru dua kali melakukan. Barang datang dari Pontianak, sesampainya di Sintang, Lisa yang memecah barang-barang yang diduga narkotika tersebut menjadi beberapa paket hemat. Kemudian, Ole yang mengantar paket kepada pembelinya atau istilahnya, Ole ini adalah kurir narkoba. Kenapa disebut sindikat, karena mereka tidak melakukan aksinya sendiri,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa paket hemat narkotika tersebut diduga besar diedarkan kepada pekerja PETI (Penambangan Tanpa Izin) yang ada di wilayah Kabupaten Sintang dengan tujuan agar mereka mampu melakukan pekerjaannya.

“Dari pengakuan mereka, narkoba ini diedarkan juga kepada pekerja PETI agar kuat dalam melakukan pekerjaannya,” tukasnya.

Barang bukti yang diamankan oleh Satnarkoba Polres Sintang dari tangan Gepeng yaitu satu klip plastik transparan berisi sembilan butir tablet berwarna merah muda yang diduga narkotika jenis ekstasi, satu klip plastik transparan berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat 18,71 gram, satu unit sepeda motor dengan nomor polisi KB 3431 EY, serta dua unit handphone dan dua klip plastik transparan berisi kristal putih yang diduga narkoba jenis sabu seberat 2,32 gram yang disimpan dalam kotak rokok pada sebuah tas berwarna coklat.

Barang bukti yang diamankan dari Lisa yaitu lima klip plastik transparan berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat 3,64 gram, tiga klip plastik transparan berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dnegan berat 2.32 gram yang disimpan di dalam kotak bedak berwarna merah, dua pipa kaca, satu buah alat hisap sabu (bong), tiga potong pipet, satu kantong berisi klip plastik transparan kosong, satu buah korek api gas, satu unit timbangan digital, dan dua unit handphone.

Sementara barang bukti yang diamankan dari Ole yaitu satu buah bong dari kaca bekas, satu buah botol kaca, dua buah jarum, satu buah pipa kaca, satu potong pipet warna putih dan satu unit handphone.

Dari perbuatannya, Gepeng dikenakan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara. Sementara Ole dan Lisa dikenakan ancaman hukuman penjara di bawah lima tahun. (uli)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.sintangpost.com


© SintangPost.com | Share :