Topik Terhangat

Pastikan Stok Aman Jelang Ramadhan, Bupati Jarot Sidak Pasar

Minggu, 21 Mei 2017. Pkl. 11:29 WIB

Dibaca :445 views

Sintang Post



SINTANG | Sintangpost.com- Bupati Sintang Jarot Winarno inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar tradisional yang ada di bumi senentang. Dalam sidak itu, Bupati didamping Setda Sintang Yosepha Hasnah, Kepala Dinas Parindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Sintang H Sudirman untuk mengecek stok sembilan bahan pokok (Sembako) hingga daging sapi, ayam dan ikan-ikan.

Bupati memastikan, bahwa dalam penyisirannya itu dirinya langsung memperoleh informasi dan data dari pedagang bahwa untuk stok Sembako dalam kondisi aman untuk bulan ramadan 1438 H kali ini.

“Kita lakukan sidak mengecek secara langsung ke pasar, melihat sejauh mana ketersediaan sembako dan kepentingan masyarakat lainnya. Dalam rangka pelaksanaan ibadah puasa selama satu bulan ini di pasar-pasar,” ungkap Jarot.

Jarot mengaku bersyukur mendengarkan keterangan dan penjelasan dari para pedagangan. Karena ketersediaan sembako termasuk barang lainnya ini relatif stabil. Dan harga barang pun belum menunjukan peningkatan yang signifikan di hari pertama masyarakat melaksanakan ibadah puasa.

Dimana permintaan masyarakat terhadap barang-barang yang ada masih relatif stabil tidak ada permintaan yang berjumlah besar hanya untuk kebutuhan sehari-hari saja.

“Kita juga sudah mengecek pula harga ayam potong, bawang merah, minyak goreng hingga beras, semuanya tersedia dan harganya pun tidak mengalami kenaikan,” ujarnya.

Jarot berharap, mudah-mudahan keadaan ini bisa tetap bertahan atau stabil beberapa hari ke depan. “Supaya yang menjadi kebutuhan masyarakat dengan keadaan ekonomi kita saat ini relatif masih mampu dan terjangkau dibeli masyarakat,” jelas Jarot.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Sintang, H. Sudirman mengungkapkan ada tiga komoditas barang yang harganya melambung tinggi.

“Ada tiga komoditas barang yang harganya memang tinggi yaitu daging ayam, daging sapi dan bawang putih. Kita ketahui, stok bawang putih memang sedang mengalami kesulitan tidak hanya di Sintang saja namun ini juga terjadi ditempat lain. Sementara untuk daging sapi harganya masih saja tinggi karena kurangnya penyuplai,” paparnya.

Untuk permasalahan daging sapi, lanjutnya, ada solusi dari Bulog yaitu penyuplaian daging beku. Akan tetapi, di Kabupaten Sintang sendiri belum memiliki cool storage yang memadai sehingga sulit untuk mengambil daging beku tersebut.

“Kita tidak ada cool storage untuk menyimpan daging beku karena menyimpan daging itu jika tidak dengan suhu yang tepat maka akan jadi masalah, kecuali jika daging begitu sampai langsung digunakan,” tukasnya (okt)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.sintangpost.com


© SintangPost.com | Share :