PAD Sintang Terancam Turun, Imbas Pencabutan Retribusi

by
DPRD Sintang Menggelar Rapat Dengan SKPD Terkait, Untuk Mencari Solusi Imbas Pencabutan Retribusi
DPRD Sintang Menggelar Rapat Dengan SKPD Terkait, Untuk Mencari Solusi Imbas Pencabutan Retribusi

SINTANG | Sintangpost.com- Anggota DPRD Sintang Melkianus mengakui pasrah dengan kebijakan pusat yang mencabut beberapa Perda yang berkaitan dengan retribusi. Menurutnya pencabutan retribusi tentunya akan berimbas ke pendapan daerah Sintang.

“Jelas, pencabutan Perda tentang retribusi akan berdampak ke PAD kita,”kata Melkianus Selasa usai memimpin rapat kerja Panitia Khusus (Pansus) dengan instansi terkait,  kemarin.

Dikatakan Melkianus dengan adanya pencabutan retribusi yang berimbas ke PAD, pihaknya akan meminta solusi kepada pemerintah Sintang terhadap regulasi yang mengatur tentang penarikan retribusi.

“Kita berharap pemerintah Sintang melalui dinas terkait untuk mencari solusi terhadap pengawasan dilapangan, misalnya usaha walet, bengkel dan lain sebagainya sehingga hal tersebut tidak bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi,”katanya.

Jika hal tersebut tidak disikapi dengan serius, politisi Golkar ini khawatir ada oknum yang bermain memanfaatkan situasi kekosongan aturan yang ada.

“Jika aturan ini sudah di paripurnakan dan sudah sah dicabut maka aturan yang ada stagnan. otomatis aturan yang ada bisa dimanfaatkan oleh oknum untuk bergerak seenaknya,”imbuhnya.

Terpisah Kepala BPMPTSP Kabupaten Sintang Yosef Sudianto, mengaku akan mematuhi dan melaksanakan aturan jika memang regulasi kewenangan tentang izin ganguan yang selama ini ditangani oleh BPMPTSP akan dicabut pemerintah pusat, karena dianggap menghambat laju investasi daerah.

“Sepanjang belum resmi ada pencabutan aturan izin gangguan, kami tetap melaksanakannya,” katanya.

Menurutnya jika aturan tersebut sudah disahkan, pihaknya akan mencari solusi terhadap tidak adanya penerbitan izin gangguan sehingga tidak terjadinya kepakuman hukum.

“Sejauh ini kita memang belum mengambil langkah namun demikian kita akan mengadakan rapat staf terkait dengan solusi yang akan diambil tanpa merugikan semua pihak,”tukasnya (okt)