Jarot Harap Pameran Pembangunan Sebagai Wadah Berbagi Informasi

by
Bupati Jarot Memukul Gong Tanda dimulainya pameran pembangunan dan sintang expo tahun 2017
Bupati Jarot Memukul Gong Tanda dimulainya pameran pembangunan dan sintang expo tahun 2017

SINTANG | Sintangpost.com- Pameran Pembangunan dan Sintang Expo 2017 resmi dimulai, Senin (21/8). Event ini merupakan wadah untuk memberikan informasi, keterangan, penjelasan, dan bertukar informasi dengan masyarakat umum.

Hal itu diungkapkan Bupati Sintang Jarot Winarno saat membuka Pameran Pembangunan yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke -72 di depan kompleks Stadion Baning Sintang.

”Ini adalah wadah untuk memberikan informasi, keterangan, penjelasan, dan bertukar informasi dengan masyarakat umum, baik terkait peraturan daerah (perda), segala hal yang telah dilakukan satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) dan capaiannya,” kata Bupati Jarot.

Melalui pameran pembangunan yang diikuti SOPD, organisasi, BUMN, BUMD, dan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) diharapkan, dapat mengubah pola pikir masyarakat menjadi lebih baik lagi, sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat di Sintang.

”Pola pikir baru harus dimiliki masyarakat didi bumi Senentang ini, khususnya terkait mata pencaharian, sehingga ke depan Sintang semakin maju dan baik,” tuturnya.

Orang nomor satu di Sintang tersebut mengharapkan agar kegiatan ini menjadi media transaksi yang memadai bagi para peserta. Beliau juga berharap stand yang ikut menjadi informatif, juga rekreatif, sebagai bahan hiburan bagi masyarakat yang datang.

Ketua panitia Pameran Pembangunan Sintang Expo 2017, Sudirman menyampaikan bahwa kegiatan tahunan Sintang ini bertujuan sebagai wahana infomasi dan hiburan di lingkungan Kabupaten Sintang. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT RI ke-72.

“Pameran pembangunan ini merupakan wahana infomasi mengenai pembangunan yang telah dan akan dilaksanakan oleh pemda Sintang. Ada pun info-info yang disampaikan, tentang produk lokal yang bisa menjadi unggulan daerah. Selain itu juga untuk memantapkan dan merubah persepsi masyarakat tentang produk lokal. Juga sebagai wahana hiburan rakyat,”jelasnya. (okt)