RSUD Ade M Djoen Sintang Disurvei Tim KARS

oleh
Prosesi pembukaan survei akreditasi RSUD Ade M Djoen Sintang, Selasa kemarin.
Prosesi pembukaan survei akreditasi RSUD Ade M Djoen Sintang, Selasa kemarin.

SINTANG | Sintangpost.com- Sekda Sintang Yosefah Hasnah secara resmi membuka Survey Akreditasi RSUD Ade M Djoen Sintang di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, pada hari Selasa (5/9) kemarin.

Survey diselenggarakan oleh Tim Komisi Akreditas Rumah Sakit (KARS), dipimpin Ketua Tim Koordinator Komisi Akreditasi Rumah Sakit, dr. H. Abdul Rival dan rombongan dari Jakarta. Adapun proses penilaian akreditas ini akan berlangsung selama 3 hari.

Yosepha mengatakan kegiatan survey akreditasi ini kegiatan yang sangat penting dalam halnya peningkatan pelayanan mutu kesehatan kepada masyarakat di Kabupaten Sintang. Menurut Yosepha Pemerintah Kabupaten Sintang dalam Visi dan Misi telah menetapkan pelaksanaan penyelenggaraan kesehatan yang menyeluruh sesuai dengan Peraturan Kementrian Kesehatan.

“Melalui kegiatan survei simulasi pada hari ini atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada direktur RSUD Ade M Djoen Sintang serta jajarannya, yang telah bekerja beserta keras mempersiapkan diri untuk mengikuti akreditasi rumah sakit oleh Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS),” jelasnya.

Kepada tim surveior, tambah Yosepha, dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS), pada kesempatan ini diharapkan serta penilaian baik dari manajemen medis maupun keperawatan.

“Sehingga dapat diketahui gambaran standarisasi yang dicapai dan yang masih perlu diupayakan, sehingga pada gilirannya nanti RSUD Sade M Djoen Sintangdapat mengikuti survei akreditasi dengan target terakreditasi paripurna serta dapat menyaingi rumah sakit yang ada di Kucing Malaysia,” harapnya.

Direktur Rumah Sakit A.M Djoen Sintang, dr. Rosa Trifina, mengatakan setiap rumah sakit memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan yang aman, bermutu dan efektif sesuai dengan standar rumah sakit, dapat membuat dan melaksanakan pelayanan kesehatan sebagai acuan dalam melayani pasien,

“Perlu diketahui bahwa RSUD A.M Djoen juga sudah melakukan untuk penilaian akreditasi seperti, mengadakan workshop akreditasi versi 2012 pada tahun 2013, studi banding, mengikuti pelatihan KARS, bimtek KARS, Inhouse training, simulasi survey, dan maju ke survey, dengan demikian kami berharap lulus dengan akreditasi predikat peningkatan mutu pelayanan yang dilaksanakan secara berkesinambungan,”jelasnya.

Ketua Tim Koordinator Komisi Akreditasi Rumah Sakit, dr. H. Abdul Rival mengatakan kegiatan survey akreditasi ini dilaksanakan selama 3 hari dimulai dari tanggal 5 September 2017 hingga tanggal 7 September 2017, dengan tujuan akreditasi ini ialah dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan untuk menjawab tantangan di era yang kompetitif saat ini.

“Kami akan melihat dan memantau akreditasi berdasarkan tiga kategori, yaitu dari sisi manajemen pelayanan kepada masyarakat, pada bidang medisnya, dan pada bidang keperawatan,”tukasnnya. (okt)