Gedung Ma Syu’latul Muna Sepauk Diresmikan

oleh
Peletakan Batu Pertama Oleh Bupati Sintang Jarot Winarno
Peletakan Batu Pertama Oleh Bupati Sintang Jarot Winarno

SINTANG | Sintangpost.com-  Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno, M. Med.Ph meresmikan gedung Madrasah Aliyah dan meletakkan batu pertama pembangunan gedung Mts Syu’latul Muna yang dilanjutkan dengan acara tabligh Akbar di SP1 Desa Manis Raya Kecamatan Sepauk Sintang, Minggu (10/09/2017).

“Senang sekali kami bisa bersilahturahmi lagi di Manis raya ini, momennya pas 1 Muharam” kata Bupati Sintang. “ini acara pertama yang saya hadiri dalam rangka tahun baru hijriah. semeriah tahun baru Masehi,” tambah dr. Jarot.

Pada sambutannya, Bupati Sintang mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat harus introspeksi diri, bagi pemerintah, terkait pembangunan, terutama jalan. Hal ini selaras dengan Tema tausyiah kali ini, introspeksi, peningkatan kualitas keimanan dan membentuk masyarakat Madani berbasis Pancasila.

“Dari manis raya untuk Sintang, dari Sintang untuk Kalbar untuk Indonesia. Madani masyarakat yang toleran dan damai di Madinah,” kata dr. Jarot.

Beliau juga memaparkan pengalamannya saat menghadiri perayaan Imlek dan gawai Dayak. Masyarakat Madani adalah masyarakat yang melihat perbedaan adalah modal dasar untuk pembangunan khususnya di kabupaten Sintang.

“Ada tampil tarian dari Jawa dan Melayu. Begitu juga saat gawai ada masyarakat muslim,” ungkapnya. “Pak camat merupakan seorang Kristen yang taat namun hari ini hadir dan mengenakan peci juga,” kata dr. Jarot lagi ditimpali tepuk tangan riuh masyarakat.

Bupati juga menyampaikan harapannya agar keberadaan yayasan Syu’latul Muna di Sintang dapat menjadi wadah menguatkan iman dan pendidikan masyarakat. Beliau juga mengingatkan kepada masyarakat untuk menggunakan fasilitas pendidikan yang diselenggarakan oleh yayasan sebaik mungkin agar masyarakat menjadi lebih cerdas, religius, maju dan sejahtera.

Kemudian tausiyah dari kepala kantor Kemenag wilayah Provinsi Kalimantan barat, KH. Drs. Sahrul Yadi mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan momentum evaluasi diri bagi seluruh umat muslim di Sintang, Kalbar secara umum di Indonesia. Selain itu kesempatan ini juga untuk penguatan komitmen umat kepada Tuhan. Tentang cara memelihara ketakwaan untuk menghadap Allah. Pesan berikutnya tentang upaya meningkatkan kualitas hidup untuk menuju masyarakat Madani.

“Tahun ini Kemenag Wilayah Kalbar baru bisa membantu rehabilitasi gedung Aliyah. Tahun-tahun ke depan insyaallah bisa bantu lebih banyak lagi,” kata Sahrul. “Kesempatan ini juga kesempatan untuk kita membuat barisan yang secara bersama membentuk bangunan yang kuat seperti masyarakat di Madinah. Kalau di Madinah punya piagam Madinah Indonesia punya Pancasila. Mengakui keberadaan agama-agama yang dianut oleh masyarakat nya. Baik hubungan dengan Allah baik hubungan dengan manusia,” terangnya lagi yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari jemaah yang hadir.

Sahrul juga mengingatkan masyarakat, jemaah yang datang mengenai beberapa bahaya di masyarakat saat ini. Penyalahgunan narkoba, Penyebaran hoax di medsos dan paham radikal di Indonesia. Plus keluar malam, hal ini lebih pada proses pembangunan mentalitas kaum muda yang lebih banyak menghabiskan waktu untuk hal-hal kurang produktif. Beliau juga menyampaikan tentang keberadaan penyuluh agama di Kalbar. Ada 1.294 honorer untuk jadi penyuluh Muslim.

“Tinggal di Indonesia, kita harus siap dengan perbedaan. Kita punya Pancasila, ini bukan agama tapi tidak bertentangan dengan agama, sehingga kita harus menghayati Pancasila di setiap aspek hidup kita,” kata Sahrul.

Ratusan pria dari berbagai usia dan wanita dengan jilbab berwarna-warni hadir memenuhi halaman Masjid Jami’ As’syifa mendengarkan rangkaian acara tabligh Akbar yang diadakan oleh yayasan syu’latul Muna Desa Manis Raya Kecamatan Sepauk. Meski diterpa hujan rintik-rintik namun semangat masyarakat untuk hadir tetap tinggi.

Kegiatan peresmian dan peletakan batu pertama ini dilanjutkan dengan tabligh Akbar dalam rangka menyambut tahun baru Hijriyah 1438 H.

Menurut ketua yayasan Amal Bhakti Muslimin Manis Raya Syu’latul Muna, Sahuri mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah boleh diterima yayasan yang dipimpinnya. Ke depannya yayasan yang menaungi sekolah taman kanak-kanak hingga MTs setingkat SLTP juga ada pondok pesantren. Seluruh siswa yang dibina oleh yayasan Syu’latul Muna sejauh ini sebanyak 400 an siswa. Para siswa tersebut berasal dari Manis Raya dan sekitarnya.

“Kami berharap kedepannya bantuan yang diberikan juga berupa bantuan moril melalui dakwah dan arahan karena masyarakat sini masih sangat membutuhkan,”kata Sahuri. “Bantuan yang sudah ada seperti pasir, batu, semen merupakan bantuan swadaya dari masyarakat,” terangnya lagi.

Gedung MA yang diresmikan tersebut merupakan rehabilitasi gedung yang sebelumnya dalam kondisi kurang baik. Terdiri dari 3 lokal dan 1 kantor guru dan 2 wc. Gedung Mts direncanakan akan dibangun dua lantai masing-masing 3 lokal dan ada 1 kantor. (hms)