DPRD Sintang Audiensi dengan Pemerintah Provinsi Kalbar

by
DPRD SIntang Saat Beraudiensi Dengan Pemerintah Propinsi Kalbar Terkait Permasalahan GGD di Sintang
DPRD SIntang Saat Beraudiensi Dengan Pemerintah Propinsi Kalbar Terkait Permasalahan GGD di Sintang

SINTANG | Sintangpost.com- Aspirasi yang disampaikan oleh Aliansi Masyarakat Peduli Pendidikan (AMPP) di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang beberapa waktu lalu, Kamis (12/10) mendapatkan tanggapan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPRD Kabupaten Sintang saat beraudiensi dengan Pemerintah provinsi belum lama ini

“Hari ini, anggota DPRD Kabupaten Sintang, Pemda Sintang serta AMPP melakukan audiensi ke Pemerintah Provinsi. Kami diterima langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat yang dalam hal ini diwakilkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat, Alexius Akim. Audiensi yang digelar di ruang rapat Praja 2 Kantor Gubernur berlangsung aman,” ujarnya.

Ia juga mengatakan dalam audiensi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga mengaku keberatan dengan adanya Guru Garis Depan (GGD) yang dianggap tidak mengakomodir putra-putri daerah untuk bisa turut serta bersaing dalam rekuitmen GGD tersebut.

“Ternyata, apa yang menjadi aspirasi AMPP sejalan dengan pemikiran pemprov kalbar, bahkan untuk GGD tingkat SMU/SMK yang merupakan wewenang provinsi ditolak sehingga tidak ada penerimaan GGD untuk SMA/SMK di Kalimantan Barat,” ucapnya.

Jeffray berharap dengan adanya audiensi tersebut bisa mendapatkan titik terang dari keberadaan GGD yang ada di Kabupaten Sintang. Tak hanya itu, ia juga berharap dengan adanya audiensi tersebut dapat mempertimbangkan syarat rekuitmen GGD kedepannya sehingag bisa mengakomodir putra-putri daerah.

“Besar harapan saya agar program GGD ini dievaluasi terlebih lagi mengenai syarat rekuitmennya, sebisa mungkin mengakomodir putra putri daerah yang juga tak sedikit yang sudah menjadi sarjana pendidikan. Kita juga berharap, Pemerintah Pusat tidak hanya menggelar GGD saja namun juga penerimaan guru secara umum mengingat kebutuhan guru di Kalimantan Barat khususnya di Kabupaten Sintang masih sangat besar” tukasnya. (yul)