Tahun Politik, Jarot Minta Masyarakat Sintang Bijak

by
bupati Sintang fose bersama seusai apel mntap praja di halaman mapolres sintang

SINTANG | Sintangpost.com – Menyongsong Pemilihan Gubernur Kalimantan Barat, ada beberapa poin penting yang perlu diantisipasi. Hal itu diungkapkan oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno ketika menghadiri Apel Mantap Praja Kapuas 2018 yang digelar di halaman Mapolres Sintang, Jumat (5/1) lalu.

“Beberapa poin penting yang perlu diantisipasi adalah tahap verifikasi partai, kesiapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) serta aturan pasti tentang penggunaan KTP-El perlu kita antisipasi. Selain itu, proses pengumuman daftar calon sementara juga perlu diantisipasi,” ujarnya.

Ia berharap, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahap ketiga yang direncanakan akan berlangsung pada tanggal 26 Juni 2018 mendatang baik tingkat Provinsi dan Kabupaten / Kota dapat berlangsung aman dan damai, khususnya di wilayah Kabupaten Sintang.

“Apel Mantap Praja Kapuas 2018 di Kabupaten Sintang ini merupakan bentuk kesiapan Kabupaten Sintang menyambut pemilihan gubernur Kalimantan barat 26 juni mendatang. Saya berharap, Sintang aman-aman saja,” tuturnya.

Ia juga meminta kepada masyarakat untuk teliti ketika mendapatkan atau akan membagi artikel dimedia sosial sehingga tidak menjadi salah satu penyebab kacaunya Kamtibmas menjelang Pilkada serentak mendatang.

“Yang namanya HOAX, fitnah, ujaran kebencian tentu pasti ada. Sebagai masyarakat dan juga netizen yang baik seharusnya kita memahami itu, minimal, kita tidak langsung menelan berita yang sampai, telaah dulu, dan juga jangan asal sharing,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Sintang AKBP Sudarmin mengatakan apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengecek kesiapan seluruh personel pengamanan yaitu kelengkapan sarana dan prasarana pendukungnya, serta keterpaduan unsur lintas sektoral dalam pengamanan guna mensukseskan pesta demokrasi pemilihan gubernur/wakil gubernur Kalimantan Barat, serta pemilihan Bupati/Wakil Bupati yang aman dan kondusif.

“Untuk itu, Operasi Kepolisian ini dilaksanakan dengan mengedepankan tindakan preemtif dan preventif yang didukung kegiatan intelijen, penegakan hukum, kurasi dan rehabilitasi serta memberdayakan seluruh potensi negara yang ada seperti TNI, Pemda, stakeholder pilkada, serta relawan yang siap bekerja sama dalam semangat bersinergi dan harmonis demi kesuksesan bersama,” ucapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Jeffray Edward mengatakan dalam menyonsong pilkada atau pilgub mendatang, dirinya meminta semua komponen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga situasi dan kondisi agar proses pilkada dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar.

“Masyarakat harus selektif dalam menerima informasi, ini yang terpenting, karena tidak semua informasi itu benar atau lebih dikenal dengan HOAX, itu harus sangat diantisipasi,” katanya.

Jeffray mengajak masyarakat sebagai warga negara yang baik untuk mempersiapkan diri dan menggunakan hak pilih suara pada 26 juni mendatang.

“Yang punya hak pilih suara silakan memilih sesuai dengan hati nurani, jangan ada paksaan, jangan ada tekanan, mari kita memilih pemimpin yang menurut kita yang terbaik,” tukasnya. (okt)