Sekda Harap Pelatihan Pengelolaan Koperasi Bisa Tingkatkan SDM Petani

oleh
Sekda Sintang Yosepha Hasnah Membuka Pelatihan Pengelolaan Koperasi di Aula Kantor CU Keling Kumang Jl. JC Oevang Oeray Sintang, Selasa (09/1/2018).

SINTANG | Sintangpost.com- Sekretaris Daerah Sintang Yosepha Hasnah bersama Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Sintang, Sudirman membuka kegiatan pendidikan dan pelatihan pengelolaan koperasi perkebunan di Aula Kantor CU Keling Kumang Jl. JC Oevang Oeray Sintang, Selasa (09/1/2018).

Yosepha Hasnah dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas kehidupan koperasi di kabupaten Sintang. Menurutnya hal ini penting karena koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah merupakan pilar penyangga utama ekonomi masyarakat.

“Pemda mengucapkan terimakasih atas inisiatif yang dilakukan oleh perusahaan perkebunan MJM untuk melaksanakan pelatihan bagi koperasi dibawah binaan perkebunan ini,”katanya.

Dikatakan Yosepha kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia koperasi secara khusus di bumi senentang ini.

“Kami berharap kegiatan ini berlangsung secara terus menerus dan seluruh koperasi binaan dapat melaksanakan kegiatan serupa. Kegiatan ini juga merupakan upaya untuk memberdayakan masyarakat petani plasma di wilayah operasional perusahaan,”jelasnya.

Ketua panitia, Sugeng menyampaikan ada 5 koperasi yang telah berbadan hukum, Sepayan Jaya di Desa Sumber Sari Kecamatan Ketungau Tengah. Empat diantaranya berada diwilayah Kecamatan Ketungau Hulu, Koperasi perkebunan (Kopbun) Jaya Bersama di Desa Mungguk Entawak, Kopbun Sesri Mukti Jaya di Desa Sepiluk, Kopbun Keladan Jaya di Desa Tapang Keladan, dadn Kopbun Pelita Jaya Perbatasan di Desa Sekaih.

“Pada pelaksanaan pelatihan ini baru 2 (dua) koperasi yang menjadi peserta, Kopbun Jaya Bersama dan Kopbun Sepayan Jaya. Hal ini berkaitan dengan efektivitas pelatihan dan daya tampung ruangan kelas yang terbatas,” katanya lagi.

selain itu lanjut Sugeng pelatihan ini dilaksanakan secara bertahap hingga lima koperasi perkebunan yang ada di wilayah kerja MJM akan mendapatkan pelatihan semuanya.

“kita mau meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dalam hal ini pengurus, pengawas, kelompok petani kebun dan aparat perangkat desa,” tambahnya. (evy)