Kepengurusan MUI Sintang Periode 2017-2022 Di Kukuhkan

by
Syamsul Hadi Memberikan Sambutan

SINTANG | Sintangpost.com- Bupati Sintang melalui Staff Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Keuangan Ir. Syamsul Hadi, MM menghadiri pengukuhan kepengurusan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Sintang periode 2017-2022 oleh perwakilan pengurus Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalbar di aula Badan Pengelolaan dan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Sintang, Minggu (11/2).

Dalam kesempatan tersebut Syamsul Hadi mengatakan bahwa keberadaan dan kehadiran Majelis Ulama Indonesia sebagai organisasi gerakan masyarakat harus mampu membawa manfaat sebesar-besarnya bagi umat Islam di Kabupaten Sintang.

“Apalagi spirit yang di miliki MUI sebagai wadah para ulama,zu’ama, serta cendikiawan Islam di Indonesia yaitu membimbing, membina dan mengayomi kaum muslimin, mengeluarkan fatwa dalam kehalalan sebuah makanan, penentuan kebenaran sebuah aliran dalam agama Islam, pemberi solusi bagi masalah keagamaan dan perumus konsep pendidkan islam,”kata syamsul.

Syamsul menjelaskan harus diakui bahwa umat Islam Kabupaten Sintang di hadapkan berbagai permasalahan yang semakin kompleks, seperti masih lemah dalam akidah ekonomi, intelektual dan lemah ukhuwah atau persatuannya.

“Akibatnya umat Islam belum mampu menjadi umat terbaik atau khairul ummah seperti yang di tegaskan dalam Al Qur’an surat Ali Imran ayat 110,”jelas Syamsul.

Sehingga berbagai organisasi Islam termasuk MUI harus mampu mencari simpul-simpul dari kekusutan masalah umat untuk kemudian memberi solusi riil agar sedikit demi sedikit umat Islam berubah semakin kuat, mandiri dan maju.”tambah syamsul.

Untuk itu kata syamsul, MUI harus focus membangun karakter umat yang unggul serta hadir di tengah-tengah umat dan tidak meletakkan dirinya sebagai organisasi eksklusif sehingga menambah potensi konflik di tubuh umat.

“MUI harus memperkuat kepedulian, siap dan peduli dengan masalah riil umat seperti kemiskinan, pengangguran, kebodohan, ketertinggalan, pendangkalan Iman, perselisihan antar kelompok umat dan sebagainya. Embanlah amanah ini sebaik-baiknya, ciptakan karya nyata di tengah umat islam kabupaten sintang dan bangunlah sinergitas antara pemerintah daerah dengan MUI Kabuparen Sintang,”ujar Syamsul.

Sementara itu ketua terpilih MUI Kabupaten Sintang periode 2017-2022 H. Ulwan, mengatakan amanah yang diemban oleh pengurus ini sangat berat, namun jika dengan kebersamaan, dengan bermusyawarah maka dengan izin Allah subhanahu wa ta’alaakan menjadi ringan memberikan soluis bagi umat islam dan umat lain dalam berbangsa dan bernegara.

“Jadi kita-kita ini, ulama-ulama ini dalam bahasa Islam titisan para nabi ini, karena Allah subhanahu wa ta’alatidak mengutus lagi nabi-nabi, tapi barangkali di berikan kepada kita-kita yang di anggap sebagai ulama, orang yang ahli yang mengetahui dan juga tidak sekedar mengetahui tapi mampu mengaplikasikan dalam kehidupan,”kata Ulwan.

MUI juga jelas Ulwan sebagai pemilik fatwa dikala umat manusia mengalami atau menemukan sebuah problematika yang ada
tentunya akan bertanya kepada para ahlinya.” Jaman nabi ada para nabi,setelah itu ada para sahabat-sahabat nabi dan seterusnya seperti sekarang ini ada para ulama dan para ahli agama,”jelas ulwan. (okt)