Pemilik SPBU Keluhkan Kenaikan Harga BBM

by

20150330_112455(1)SINTANG I Sintangpost.com-Dampak kenaikan  harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah beberapa hari yang lalu, bukan saja dikeluhkan Masyarakat namun juga pemilik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sintang juga mengeluh.

H. Gunawan Pemilik SPBU Sebeji Sintang, mengatakan kenaikan harga BBM tidak diimbangi dengan jumlah kuota BBM, yang terjadi  malah  mengalami penurunan.

“Dulu kuota BBM yang diterima SPBU kami 32 Kilo Liter perhari namun, saat ini kami hanya mendapat pasokan 8 Kilo liter. seharusnya kenaikan BBM ini di imbangi dengan kuota BBM yang bertambah bukan justru berkurang, sudah harga naik barangnya pun nyaris tidak ada“ Kata H. Gunawan kepada media ini, Senin (30/3)

Gunawan juga menuturkan, penjualan di SPBU terjadianya antrian panjang karena terjadi pengurangan distribusi  cukup signifikan.

“Kita kasihan pada masyarakat yang membeli BBM dari luar Kota, kadang harus mengantri hingga 3 hari di Sintang, kondisinya berpengaruh pada naiknya BBM di pedalaman, di kecamatan serawai saja saat ini harga bensin sudah mencapai 25 ribu perliter,” tambah Gunawan.

Gaya baru menaikan BBM oleh pemerintah juga menurut Gunawan terkesan sangat mendadak, SPBU diberi kabar hanya 2 jam jelang kenaikan, jelas saja lanjut Gunawan kondisi ini sangat  berbeda dengan pemerintahan SBY dahulu.

“Daya beli masyarakat kabupaten Sintang saat ini terus menurun, sebab saat kenaikan BBM pertama, harga barang telah naik, namun saat terjadi penurunan BBM, harga  barang tidak turun. Ketika terjadi lagi kenaikan harga BBM , harga barang  juga naik lagi,”pungkasnya. (mot)