Gas Melon Tembus 30 Ribu, Ini Kata Dewan

oleh
Ilustrasi

SINTANG | Sintangpost.com- Gas LPG kembali langka di sejumlah agen. Meski kosong di agen, tabung gas melon tersebut masih bisa di temukan di sejumlah pasar. Namun, harganya mencapai Rp 30 ribu bertabung.

Untuk mengatasi kelangkaan gas elpiji tiga kilogram, pihak Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Sintang, Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) bersama sejumlah agen gas Elpiji menggelar pasar murah.

Taufik, pelaksana dari SPBE Sintang mengungkapkan pasar murah tersebut telah dilakukan sejak awal bulan Oktober ini. Tujuannya adalah untuk mengatasi sulitnya gas elpiji dipasaran yang mengakibatkan harga gas elpiji meroket tinggi.

“Minggu lalu kita gelar di Masuka, hari ini kita gelar di sini (Diseprindagkop dan UKM Sintang), mungkin besok kita gelar ditempat lain,” ujarnya ketika ditemui di halaman Disperindagkop dan UKM Sintang.

Mengenai ketentuan untuk membawa KTP atau KK, Taufik menjelaskan hal itu dilakukan untuk meminimalisir terjadinya salah sasaran dalam pasar murah ini.

“Jika menggunakan KK maka mendapatkan maksimal dua tabung, namun jika menggunakan KTP maka hanya bisa satu tabung saja. Ini kita lakukan agar tepat sasaran, jadi bukan digunakan untuk jual beli apalagi diperjualbelikan dengan harga tinggi,” ucapnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Sintang, Mainar Sari mengapresiasi adanya Operasi Pasar yang dilakukan tersebut sehingga dapat membantu masyarakat dan pedagang kecil yang ada di Kabupaten Sintang.

“Tentu dengan adanya Operasi Pasar ini sangat membantu karena saat ini banyak warga masyarakat khususnya kaum Emak-Emak yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan elpiji ditambah lagi dengan harga yang melambung tinggi,” tuturnya.

Namun demikian, Mainar Sari berharap Pemerintah Kabupaten Sintang melalui instansi terkait tak hanya menggelar Operasi Pasar namun juga melakukan penataan sejumlah agen maupun pengecer sehingga lonjakan harga yang disebabkan kelangkaan gas elpiji ini dapat teratasi.

“Sebisa mungkin lakukan langkah dalam mengatasi kelangkaan dan lonjakan harga gas elpiji, mengingat saat ini, gas elpiji merupakan kebutuhan yang cukup penting bagi masyarakat disampingnya kebutuhkan pokok lainnya,” tukasnya. (yul)