Kunjungan Komisi II DPR RI Membawa Angin Segara bagi PKR

by

11535816_1023814550964272_3095625778779225636_nSINTANG | Sintangpost.com-Sebanyak 17 Anggota DPR RI dari Komisi II melakukan kunjungan kerjanya selama dua hari di bumi Senentang.

Dalam kunjungan kerja spesifikasi ke Sintang dalam rangka evaluasi perkembangan daerah otonom baru, langsung di pimpin oleh ketua komisi II DPR RI, Rambe Kamaruzzaman beserta Anggota DPR RI lainnya dan di sambut hangat oleh bupati Sintang Milton Crosby M Si.

Pada kesempatan tersebut Bupati Sintang Milton Crosby M Si mengutarakan beberapa persoalan yang kini sedang di hadapai oleh Sintang satu diantaranya terkait pemekaran Propinsi Kapuas raya yang selama ini telah dambaan masyarakat wilayah timur Kalbar.

“PKR ini sudah di delarasikan pada 26 Agustus tahun 2006 yang lalu, dan sampai saat ini PKR juga belum terbentuk,”kata Milton.

Menurut Milton perjuangan pembentukan propinsi kapuas Raya akan tersur di suarakan sampai nantinya akan menjadi sebuah propinsi baru di wilayah timur Kalbar.

“Kita tidak akan berhenti menyuarakan pembentukan PKR ini,”tegas bupati yang akan berakhir masa jabatannya pada 26 Agustus 2015 ini.

Bupati dua periode ini yakin dengan dukungan dan semangat masyarakat di wilayah timur dalam mewujudkan PKR ini akan terwujud dalam waktu dekat, sebab segala prosedur sudah di lalui semua.

“Nah, melalui kunjungan komisi II DPR RI Ke Sintang kita berharap bisa di perjuangkan di pusat nantinya,”kata Milton berharap.

Sementara itu Ketua Komisi II DPR RI, Rambe Kamaruzzaman mengatakan sangat mendukunga apa yang telah menjadi keluh kesah bupati Sintang yang juga koordinator pembentukan PKR ini. Dia juga berjanji akan memperjuangkan PKR ini melalui rapat-rapat dengan Mendagri, Menkumham dan juga Kementrian keuangan pada masa sidang nantinya.

“Makanya kita datang ke Sintang, untuk melihat secara dekat sudah sampai dimana kesiapan Sintang untuk menjadi Propinsi baru,”kata Rambe.

Terkait Ampres (Amanat Presiden) yang sudah di keluarkan pada tahun 2013 yang lalu termasuk di dalamnya Ampres Pembentukan PKR, kata Rambe pihaknya akan melakukan kajian DOB baru dengan catatan harus bisa di kembangkan untuk memajukan daerah yang akan di mekarkan.

“Jika Pembentukan PKR ini memberikan manfaat bagi daerah ini,tentu akan kita perjuangkan karena sampai saat ini tidak ada yang melarang adanya pemekaran,”katanya lagi.

Ditanya dengan tidak adanya dukungan dari Gubernur tentang pemekaran PKR, Rambe tidak mempersoalkan hal tersebut. Menurut dia jika semua persyaratan sudah di lakukan dengan baik kenapa tidak.

“jadi di sini bukan soal Gubernurnya tidak mendung atau tidak kami di komis II DPR RI tidak mempersoalkan itu. Kalau masyarakat sudah setuju ya kenapa tida Yang penting pemekaran benar-benar menjadi kebutuhan ,”tukasnya (okt)