Askiman: Tiga Cara Agar Tanah Kas Desa Tak Bermasalah

SINTANG | Sintangpost.com- Wakil Bupati SintangAskiman kembali mengadakan rapat koordinasi mengenai progres pelaksanaan pembangunan tanah kas desa (TKD) di Balai Praja komplek Kantor Bupati Sintang, Kamis (8/3).

“Ada tiga pola yang didapat diterapkan oleh perusahaan dalam pelaksanaan pembangunan tanah kas desa, Kami harapkan kedepan para camat akan lebih aktif dalam memfasilitasi masalah ini antara perusahaan dengan masyarakat desa kita,” kata Askiman.

Tiga pola tersebut menurut Askiman antara lain desa menyediakan tanah, kemudian perusahaan yang membangun kebun kas desa, kedua perusahaan menyediakan kebun kas desa yang diambil dari kebun inti yang belum di masukan dalam Hak Guna Usaha (HGU), ketiga, melakukan proses bagi hasil perkebunan dalam suatu perhitungan persentase dari luas kebun yang terdapat di desa tersebut.

“Jadi kita harapkan ketiga pola ini bisa direalisasikan antara perusahaan dan desa setempat. Bagi yang belum selesai, kita tuntaskan segera,” jelasnya.

menurut Askiman Pola-pola tersebut teruang dalam bab III peraturan bupati nomor 39 tahun 2015 tentang Pedoman Pembangunan kebun/ tanah kas desa oleh perusahaan perkebunan di wilayah Kabupaten Sintang.

“Pada umumnya, kegiatan ini sudah dilaksanakan oleh semua perusahaan perkebunan yang ada di wilayah sintang, capaiannya yang masih beragam. Dari pihak perusahaan, ada yang sudah sampai pada pembuatan memorandum of understanding (MoU), ada juga yang masih negosiasi dengan aparatur desa dan ada juga yang masih dalam tahap membereskan administrasi pelaporan kegiatan,"tukasnya. (okt)