Pemkab Seleksi Penerimaan Dokter Untan Jalur Beasiswa

SINTANG | Sintangpost.com- Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah membuka Seleksi Penerimaan Mahasiswa Program Pendidikan Dokter Untan Jalur Beasiswa Pemkab Tahun 2019 di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Sintang pada Selasa, 26 Maret 2019.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah menyampaikan pelayanan kesehatan yang prima di Kabupaten Sintang masih menjadi salah satu tantangan terberat dihadapi oleh pemerintah daerah.

Menurutnya Derajat dan status kesehatan masyarakat kita masih perlu untuk diperbaiki dan ditingkatkan. Apalagi perkembangan berbagai penyakit terus berkembang di tengah masyarakat. Pola hidup sehat juga masih belum optimal dilakukan masyarakat dalam hidup sehari-hari.

“Merekrut tenaga dokter untuk siap mengabdi di daerah masih sulit untuk diperoleh. hal ini disebabkan selain proses pendidikan kedokteran memang memakan waktu dan biaya yang cukup besar, juga tingkat persaingan antar daerah juga semakin tinggi. Oleh karena itu, pemerintah Kabupaten Sintang sejak tahun 2005 telah menjalin kerjasama dengan Universitas Tanjungpura Pontianak, agar dapat mencetak para dokter yang siap mengabdi untuk membangun dan meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sintang,”kata Yosepha.

Sampai saat ini, lanjut Yosepha sudah ada 36 anak yang berhasil kuliah di Fakultas Kedokteran Untan, beberapa diantaranya sudah berhasil menjadi dokter, sehingga telah bertugas di beberapa unit pelayanan kesehatan di wilayah Kabupaten Sintang” terang Yosepha Hasnah

“Minat untuk menjadi dokter di tengah masyarakat kita masih sangat tinggi. sementara jatah atau kuota untuk dapat masuk di fakultas kedokteran sangat terbatas. Oleh karenanya, pemerintah daerah memberikan beasiswa melalui seleksi secara terbuka dan kompefitif dengan syarat dan ketentuan yang telah diinformasikan kepada setiap sekolah,”bebernya.

Masih kata Yosepha Seleksi ini bertujuan untuk menilai tingkat kemampuan akademik seluruh peserta apakah sesuai dengan standar kompetensi akademik di Fakultas Kedokteran. Apabila peserta dianggap mampu secara akademik, maka peserta tersebut akan dilanjutkan dalam proses seleksi berikutnya sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Saya berpesan kepada seluruh peserta seleksi ini, untuk fokus, teliti dan tenang dalam menjawab soal-soal yang ada. Yang tak kalah penting, jangan lupa untuk berdoa kepada Tuhan setelah usaha keras yang kalian lakukan. Khusus kepada tim seleksi, saya berharap untuk bekerja secara cermat, profesional dan akuntabel, sehingga proses dan hasil seleksi ini benar-benar mencerminkan tingkat kompetensi dan derajat persaingan yang fair dan berkualitas,”tukasnya. (hms)