Setda: ASN Dituntuk Tingkat Ilmu Dibidang IT

oleh -846 views

SINTANG | Sintangpost.com- Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah membuka Bimbingan Teknis Manajemen Kepegawaian dan Sosialisasi Perkantoran Elektronik dengan aplikasi berbasis website bagi PNS di Lingkungan Pemkab Sintang Tahun di Aula BKSDM, Selasa (18/9).

Menurut Setda, era reformasi ASN dituntut untuk meningkatkan kemampuan kepada masyarakat supaya wawasan ASN terus bertambah dengan harapan mereka bisa bekerja dengan baik dalam melayani masyarakat serta menjawab tantangan terkini.

“Saya sepakat ASN harus dibekali kemampuan dan wawasan sesuai bidang kerjanya. Seluruh ASN harus ditambah wawasan dan ditingkatkan sumber daya manusianya. Akurasi data saat ini terus dituntut untuk disajikan ASN,”katanya.

Menurut Setda saat ini jumlah ASN di Kabupaten Sintang adalah 5. 869 orang sehingga jika dirasiokan dengan jumlah penduduk Kabupaten Sintang, maka satu ASN melayani 58 orang.

“Tantangan berat ASN saat ini adalah sains dan teknologi informasi. Pemkab Sintang terus beradaptasi dengan kondisi saat ini dengan juga mempelajari dan menguasai teknologi informasi sehingga keinginan untuk menjadi lembaga jaman now bisa diwujudkan,”jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Setda saat ini ASN dituntut untuk memahami dan menguasai teknologi informasi yang memerlukan peralatan yang memadai. Sehingga tersedianya peralatan dan sarana juga penting dipenuhi.

“Saya percaya dengan bimbingan teknis ini, para ASN yang mengelola data kepegawaian semakin bertambah wawasan dan ilmu pengetahuan dalam mengelola dan memanajemen pegawai yang ada. Saya berharap hasil bimtek ini bisa diterapkan dengan benar di tempat kerja masing-masing. Jangan sampai selesai bimtek, lalu selesai semuanya atau tidak bisa diterapkan dengan baik di tempat kerja.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Sintang Ade Supardi menjelaskan bimbingan teknis diikuti oleh 70 Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang yang memang mengelola kepegawaian.

“Untuk menambah ilmu dan wawasan para ASN, kami mengundang narasumber dari Kantor Regional Wilayah V Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia dan Tim dari Yogya Executive School. Bimtek dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalitas ASN pengelola kepegawaian,”tukasnya. (okt)