Dewan Usulkan Satu Perda Inisiatif

oleh -370 views
Tuah Mangasih

SINTANG I Sintang post.com- Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD kabupaten Sintang langsung tancap gas usai ditetapkan melalui rapat paripurna internal, Senin (4/11/2019). Tuah Mangasih yang dipercaya menjadi pucuk pimpinan langsung melakukan rapat kerja bersama anggotanya.

“Hari ini juga kita akan merapatkan barisan bersama anggota Bapemperda untuk membahas apa saja yang menjadi kebutuhan terkait Perda,inisiatif ini,”katanya ditemui di kantornya.

Tuah mengatakan ditahun 2020, pihaknya akan menggodok satu Perda inisiatif dewan yang nantinya akan dibahas bersama eksekutif.

“Untuk sementara satu saja dulu. Mengenai judulnya nanti akan kita rembuk bersama anggota dewan lainnya,”kata Tuah.

Menurut anggota dewan tiga periode ini dalam penyusunan perda inisiatif yang diajukan nantinya harus disertai naskah akademiknya.

“Karena naskah akademik menjadi salah satu acuan dalam pembahasan dan penetapan sebuah peraturan daerah,”jelasnya.

Tuah menargetkan pembahasan APBD dapat dilakukan pada akhir bulan November 2019. Untuk itu, ia bersama anggota akan berusaha bekerja dengan baik dan berharap dapat menyelesaikan pembahasan sesuai dengan target.

“Ada raperda yang memang harus dibahas terlebih dahulu karena kalau belum rampung maka tidak bisamasuk dalam pembahasan APBD,” ucapnya.

Tuah mengungkapkan ada sembilan Rencana Peraturan Daerah (Raperda) yang telah masuk di DPRD Sintang dan membutuhkan pembahasan dengan segera. Dari sembilan raperda tersebut ada tiga raperda yang akan menjadi prioritas karena berkaitan dengan APBD.

“Ada tiga raperda yang akan kita prioritaskan pembahasannya sebelum pembahasan APBD, sisanya akan kita lakukan setelahnya. Dua raperda tersebut berkaitan dengan penyertaan modal di Bank Kalbar, penyertaan modal di PDAM dan raperda tentang RAPBD itu sendiri,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan ini berharap perda inisiatif dewan nantinya dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan di daerah dan selanjutnya dapat tersosilisasikan kepada masyarakat secara tepat, sehingga mampu turut mendorong terwujudnya pelayanan optimal ke masyarakat dan keberhasilan pembangunan daerah.

“Saya berharap perda inisitif dewan dapat bermanfaat dan berkontribusi untuk pendapatan asli daerah (PAD) demi kesejahtraan masyarakat di Sintang ini,”harapnya. (Okt)