Saatnya Sintang Berbenah, Yulius: Stop BAB Sembarangan

oleh -291 views
Yulius

SINTANG | Sintangpost.com- Upaya dan langkah Pemerintah Kabupaten Sintang mengubah perilaku dan tata kelola hidup bermasyarakat Kabupaten Sintang melalui program Open Defecation Free (ODF) telah banyak menuai hasil. Salah satunya adalah kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan.

Baru-baru ini, Desa Kerta Sari Kecamatan Ketungau Tengah ditetapkan sebagai Desa Open Defecation Free (ODF) oleh bupati Sintang. “Desa Kerta Sari sudah ditetapkan sebagai Desa ODF,” ujar bupati Sintang Jarot Winarno usai menetapkan desa Kertasdari sebagai desa ODF.

Anggota DPRD Kabupaten Sintang Yulius mendukung langkah pemerintah Sintang dalam meluncurkan ODF di daerah Kerta Sari Kecamatan Ketungau Tengah. Menurutnya langkah tersebut memang sangat diperlukan supaya kesadaran masyarakat bisa diubah.

“Selama ini warga bantaran sungai lebih banyak menggunakan jamban di atas sungai, sehingga dengan program ODF dapat memberikan dampak menekan penyakit yang disebabkan BAB sembarangan,”katanya.

Menurut anggota dewan tiga periode ini prilaku BABS bisa berdampak buruk terhadap kesehatan. BABS bisa menimbulkan berbagai macam penyakit. Karena itu, kebiasaan buruk itu harus dihentikan. Keberadaan WC di rumah, menjadi hal yang sangat penting.

“Mari kita sama-sama menjaga kesehatan dengan tidak melakukan BABS,”katanya lagi.

Politisi Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini juga mengatakan kedepan program ODF iuni bisa dilanjutkan di semua desa yang ada di kabupaten Sintang mengingat selama ini masih banyak masyarakat khususnya di daerah pedalam belum berplilaku hidup bersih.

“Saya berharap program ODF yang telah diluncurkan ini bisa sampai ke semua desa yang ada di bumi senentang ini, dengan begitu prilaku hidup sehat bisa ditanamkan dihati masyarakat,”harapnya.

Yulius juga siap mendukung pemerintah melalui pokok-pokok pikiran dewan dalam merealisasikan ODF di kabupaten Sintang demi terciptanya masyarakat yang bersih.

“Secara pribadi saya siap saja, namun tentu program ODF ini melihat skla prioritas,”tukasnya. (okt)