Tim SAR Temukan Puing dan Jenazah Penumpang AirAsia

oleh -1.720 views

Tim Search and Rescue (SAR) menemukan tiga jasad yang diduga penumpang pesawat Air Asia yang hilang kontak sejak Senin lalu. Menurut Direktur Operasional Badan SAR Nasional Pos Komando Pangkalan Bun S.B. Supriyadi, jasad tersebut ditemukan pukul 14.30 WIB, jarak 105 mil laut dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Tim Basarnas bisa melakukan penyelaman sampai ke relung-relung QZ8501 yang karam. Namun Basarnas tak akan mengurusi hal lain di dalam pesawat kecuali evakuasi terhadap manusia.

“Tugas Basarnas untuk melakukan pencarian, penyelamatan, serta evakuasi terhadap manusia,” tutur Tatang.

Hingga kini tim masih melakukan pencarian terhadap pesawat itu. Zona evakuasi diperluas karena ada perkembangan penemuan-penemuan di lapangan.

Kepala Basarnas Marsda FHB Soelistyo menyatakan KM Baruna Jaya dan KM Geo Survey, dan Kapal Singapura RSS Resistence diterjunkan untuk mendeteksi keberadaan pesawat di bawah laut.

Hingga kini Sepuluh jasad korban kecelakaan pesawat Air Asia QZ8501 kembali diterbangkan ke Surabaya dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Jumat, 2 Januari 2015. Jasad itu sebelumnya dievakuasi dari laut dan ditangani di Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Imanuddin.

Sepuluh ambulans yang membawa peti jasad korban tiba di Landasan Udara Iskandar pada Jumat, 2 Januari 2015, sekitar pukul 17.00 WIB. Ambulans itu langsung parkir di dekat pesawat CN 295 milik TNI Angkatan Udara.

Delapan jasad diangkut oleh helikopter Sea Hawk dari kapal USS Sampson. Dua lainnya diangkut helikopter Bell dari KRI Yos Sudarso dan KRI Barunajaya. Hingga hari ini, 18 jasad korban Air Asia QZ8501 sudah dievakuasi.

Direktur Operasional SAR Marsekal Pertama SB Supriyadi mengatakan masih ada empat jasad korban yang ditemukan USS Sampson. “Tapi kami tidak tahu kapan diangkut ke sini,” ujarnya di Pangkalan Bun.