Agen Jual LPG 3 Kg Rp 27 Ribu Per Tabung, Santosa : Tindak Agen atau Pangkalan Nakal

oleh -526 views
Ketua Komisi A DPRD Sintang saat sidak pasar ke Agen LPG

SINTANG | SintangPost.com – Harga Liquifed Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram yang melambung tinggi ternyata tak lepas dari peran serta agen maupun pangkalan LPG. Hal tersebut diketahui saat Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Sintang bersama Komisi A DPRD Kabupaten Sintang melakukan sidak pasar, Rabu (12/18/2019).

Salah satunya adalah yang dilakukan oleh Agen LPG 3 Kilogram PT. Sepauk Indah yang terletak di Jalan Mensiku Jaya Kelurahan Menyumbung Tengah yang menjual LPG 3 Kilogram seharga Rp. 27.000,- per tabungnya.

Ketika ditanya oleh Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sintang, Santosa., Hendro, salah satu pengecer yang berasal dari SKPC SP 1 Kecamatan Sepauk tersebut mengaku minimal mengambil LPG 3 kilogram sebanyak 100 tabung setiap minggunya dengan harga Rp. 27.000,- per tabungnya.

“Ini adalah agen yang paling murah, hanya Rp. 27.000,- per tabung 3 kilogramnya, yang lain biasanya ada yang mencapai Rp. 30.000,- per tabungnya, makanya kami mengambil disini. Setiap minggunya dijatah 100 tabung, paling banyak bisa 150 tabung tapi jarang, karena harus berbagi dengan pengecer lainnya,” ujarnya.

Ia mengatakan jumlah yang didapatnya tidak bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada di wilayahnya mengingat semua warga masyarakat di daerah tersebut sudah beralih menggunakan kompor gas.

“Kalau ditanya cukup, tentu kurang tapi dari pada tidak sama sekali,” singkatnya.

Terciduk menjual dengan harga yang jauh dari harga HET, Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang tak dapat menemui pemilik maupun pengelola agen LPG 3 Kilogram tersebut. Dan akhirnya memutuskan untuk mendatangi Pangkalan LPG 3 Kilogram Nadya yang letaknya tak jauh dari Agen LPG 3 Kilogram PT. Sepauk Indah, namun pangkalan tersebut.

Akan tetapi, meskipun pangkalan tersebut tutup, Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang tetap memberikan himbauan kepada pengelola pangkalan tersebut dan mengatakan bahwa menjual LPG 3 kilogram melewati HET tidak boleh dan melanggar hukum.

Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang, Sudirman mengatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan rapat koordinasi dengan pihak Pertamina untuk membahas permasalahan LPG 3 kilogram ini.

“Kita tidak bisa mengambil tindakan lebih karena ini wewenangnya Pertamina,” katanya.

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sintang, Santosa menyayangkan kenakalan agen maupun pangkalan yang masih menjual LPG 3 kilogram diatas HET. Untuk itu ia meminta instansi terkait untuk dapat segera melakukan pemanggilan dan memberikan ultimatum keras pada agen maupun pangkalan LPG yang nakal.

“Harus pukul rata, jangan sampai ada pilih kasih. Rp. 27.000,- per tabung, ini informasi yang akurat yang kita dengar sendiri, sayangnya kita tadi tak bisa menemui pemilik atau pengelola agen LPG 3 Kilogram. Tentu harus ada tindak lanjut dari Dinas terkait untuk memanggil agen maupun pangkalan-pangkalan yang nakal tersebut. Bila perlu kita cabut ijinnya bagi agen atau pangkalan yang nakal karena sangat merugikan masyarakat,” tegasnya. (Coe)