Pungut Tak Setor Pajak, Direktur CV. TSM Ditahan Kejari Sintang

oleh -643 views
press release tindak pidana pungut tidak setor pajak

SINTANG | SintangPost.com – Tak setor pajak yang telah dipungut, A alias AMA (42), yang merupakan Direktur CV. TSM yang bergerak di bidang land cliring yang bertempat di Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat ditahan oleh Kejaksaan Negeri Sintang, Rabu (15/1/2020).

Kepala Bidang Pemeriksaan Penagihan Intelejen dan Penyelidikan (P2IP) Kanwil DJP Kalbar, Swartoko mengungkapkan bahwa tersangka pada masa Januari 2015 hingga Desember 2015 dengan sengaja tidak menyetorkan pajak yang sudah dipungut sehingga menimbulkan kerugian negara sebesar Rp. 443.22.110.

“Hari ini, kami dari Penyidik Pajak Kanwil DJP Provinsi Kalimantan Barat menyerahkan tersangka A alias AMA beserta barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Sintang,” ujarnya saat melakukan press release di aula Kejaksaan Negeri Sintang.

Swartoko mengatakan tersangka A lias AMA telah melanggar Pasal 39 ayat 1 (satu) huruf I dengan ancaman pidana penjara paling singkat enam bulan dan paling lama enam tahun serta denda paling sedikit dua kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar paling tidak empat kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar.

“Tindakan hukum yang dilakukan saat ini sudah melalui preses yang cukup panjang, karena tersangka yang terdaftar di KPP Pratama Sintang ini sudah diupayakan jalur persuasive namun tersangka tidak memberikan itikad baik sehingga tindakan hukum lah menjalan jalan terakhir,” katanya.

Ketika ditanya mengapa tersangka tak dihadirkan saat press release, Swartoko menjawab bahwa pihaknya sengaja tidak menghadirkan pada saat press release karena tidak sesuai dengan kapasitas.

“Kapasitas wartawan kan tanya jawab dengan saya, kalau tanya jawab dengan tersangka berarti penyidik. Wartawan itu ketemunya dengan pejabat struktural, adabnya begitu,” tegasnya.

Kepala KPP Pratama Sintang, Dudung Kurniaan mengatakan bahwa pada Januari tahun 2017 pihaknya sudah berupaya menggunakan upaya persuasive dengan meminta penjelasan dari A yang merupakan ajib pajak namun tidak dapat respon.

“Kita sudah berupaya sebaik mungkin temasuk melakukan peninjauan terhadap tempat domisili wajib pajak dan mengundang konseling yang saat itu A hadir. Kita sudah memberikan batas waktu namun taka da juga itikad baik untuk membayar sehingga akhirnya kita serahkan ke kantor wilayah,” tuturnya.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sintang, Acep Subhan membenarkan Kejaksaan Negeri Sintang sudah menerima penyerahan tersangka dan barang bukti. Dirinya menegaskan akan berupaya secepat mungkin untuk segera melimpahkan ke persidangan.

“Tersangka sudah serahkan ke Kejaksaan Negeri Sintang dan sudah kita lakukan penahanan. Untuk persidangan akan dilakukan di Pengadilan Sintang karena meskipun ini tindak pidana khusus namun berbeda dengan kasus korupsi yang biasanya disidangkan di provinsi. Jadi, teman-teman wartawan bisa terus memantau dan melihat hasil putusan siding nanti,” pungkasnya. (Coe)