Khawatir Corona, Stok Masker di Apotek Kita Kosong

oleh -425 views
Owner Apotek Kita

SINTANG | SintangPost.com – Bahaya virus Corona memberikan ketakutan tersendiri bagi masyarakat tak terkecuali bagi masyarkat di Kabupaten Sintang. Terlebih lagi sejak Pemerintah mengkonfirmasi adanya kasus infeksi virus Corona di Indonesia.

Salah satu bentuk kekhawatiran masyarakat mengenai bahaya virus Corona tersebut dilakukan dengan membeli masker maupun antiseptik sehingga membuat beberapa Apotek kehabisan kedua hal tersebut.

Owner Apotek Kita, Erwin mengungkapkan bahwa di apotek yang ia kelola sudah tak ada lagi ketersediaan masker sejak empat hari yang lalu.

“Sejak pemerintah memberitahukan adanya pasien yang terkena infeksi virus Corona, saat itulah permintaan masker cukup tinggi,” ujarnya ketika ditemui SintangPost.com, Rabu lalu (03/04/2020).

Erwin mengatakan sebelum adanya kehebohan mengenai virus Corona, pihaknya kerap stok 1-2 karton. Terakhir ini, dirinya hanya menyimpan satu kotak itupun tidak untuk diperjualbelikan karena hanya digunakan untuk karyawan Apotek Kita.

“Sebelumnya kita ada stok 1 hingga 2 karton, stok itu habis. Kita diberikan 10 kotak saja, itu juga habis, yang terakhir kita diberikan 5 kotak, dan tiga kotak sudah langsung habis terjual dalam waktu 3 jam, itupun jualnya per tiga lembar, kalau jual langsung sekotak, semenitpun dah langsung habis. Ini tinggal setengah kotak jak, itupun untuk karyawan,” tuturnya.

Erwin mengaku pernah mendapatkan tawaran masker yang harga per kotaknya mencapai 300 ribu rupiah namun ia tolak. Ia juga menyampaikan biasanya perkotaknya isi 50 masker ia beli seharga 35 ribu, kemudian ia jual kembali dengan harga 1000 rupiah per lembarnya.

“Takut saya ambilnya, nanti dibilang ambil kesempatan, padahal harga modalnya sudah cukup mahal memang,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Sintang, Melkianus meminta kepada para pedagang untuk tidak mengambil kesempatan dengan memanfaatkan kekhawatiran masyarakat yang mencemaskan penyebaran virus Corona yang dikonfirmasi telah ada di Indonesia.

“Saya meminta kepada pedagang untuk tidak memanfaatkan kondisi ini untuk mencari keuntungan berlipat ganda,” ucapnya.

Melkianus juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sintang khususnya untuk tidak terlalu mengkhawatirkan penyebaran virus Corona.

“Percuma borong masker jika tidak menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat. Intinya, sering cuci tangan, jaga kebersihan diri maupun lingkungan,” pungkasnya. (Coe)