Jalin Sinergitas dengan Kejari, BPJS Ketenagakerjaan Target Pekerja Kontruksi Dapat Jaminan Sosial

oleh -423 views
FGD) Kepatuhan Pelaksanaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Sektor Jasa Konstruksi Di Wilayah Kabupaten Sintang

SINTANG | SintangPost.com – Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Ketenagakerjaan menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Sintang untuk mengoptimalisasikan perluasan kepersertaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sintang, Yadi Hadriyanto mengungkapkan kerjasama ini juga sebagai bentuk perlindungan warga terutama pekerja baik Pekerja Penerima Upah, Pekerja Bukan Penerima Upah, dan Pekerja Jasa Kontruksi.

“Untuk Pekerja Penerima Upah sudah kita lakukan, namun untuk Pekerja Jasa Kontruksi ini persentasenya yang masih sangat kecil dan akan kita usahakan tahun ini kita genjot,” ujarnya ketika ditemui sejumlah awak media di ruang kerjanya, Kamis (05/03/2020).

Yadi menyampaikan pihaknya juga telah menggelar Forum Group Discussion (FGD) Kepatuhan Pelaksanaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Sektor Jasa Konstruksi Di Wilayah Kabupaten Sintang, di Kedai Kopi Aming Kompleks Golden Square Kabupaten Sintang, kemarin pagi, Rabu (04/03/2020) sebagai upaya untuk memjalin komunikasi baik dengan Pemerintah Kabupaten Sintang.

“Kita memberikan sosialisasi mengenai Pekerja Jasa Kontruksi sehingga nanti mudah dipahami oleh setiap OPD. Dan yang pastinya, melindungi tenaga kerja dari resiko sosial ekonomi yang diakibatkan oleh kecelakaan kerja,” ucapnya.

Bupati Sintang, Jarot Winarno juga menghadiri FGD tersebut menyampaikan BPJS Ketenagakerjaan adalah lembaga formal perlindungan yang memberikan program asuransi tenaga kerja.

“Semua pekerja termasuk pekerja jasa kontruksi harusnya memiliki jaminan asuransi kerja untuk mengantisipasi adanya kecelakaan kerja yang nantinya akan berdampak pada sosial ekonomi pekerja dan keluarga pekerja,” ujarnya.

Untuk itu, Jarot mengatakan pihaknya akan mendorong agar BPJS Ketenagakerjaan dapat terus mengoptimalkan perluasan kepesertaan dengan tujuan menjamin pekerja agar lebih nyaman dalam pekerja.

“Kita sudah ada Perbupnya namun belum tersosialisasi dengan baik. Tahun ini akan kita terus upayakan agar semakin meningkat kepedulian dari para pemiliki proyek,” katanya.

Kepala Kejaksaan Negeri Sintang, Imran menyampaikan BPJS Ketenagakerjaan ini sangat penting untuk menjamin keselamatan kerja dan mengantisipasi jika terjadi kecelakaan kerja.

“Kita inginnya pemilik proyek, khususnya, karena kita fokusnya pada Pekerja Jasa Kontruksi,dapat memiliki kesadaran dalam mengikuti BPJS Ketenagakerjaan. Ini adalah hak pekerja bahkan Buruh Harian Lepas,” tuturnya.

Imran mengatakan Pemerintah Kabupaten Sintang telah mengeluarkan Peraturan Bupati Sintang Provinsi Kalimantan Barat Nomor. 34 Tahun 2019 tentang pelaksanaan program jaminan sosial bagi Pekerja Harian serta mengenai Perjanjian Kerja Waktu tertentu pada sektor kontruksi.

“Kita akan mendorong program BPJS Ketenagakerjaan terlebih lagi ini menyangkut keselamatan pekerja,” pungkasnya. (Coe)