DPRD Sintang Apresiasi Bansos Beras Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

oleh -538 views
Bansos beras untuk masyarakat terdampak Covid-19 (Foto : Anwar)

SINTANG | SintangPost.com – DPRD Kabupaten Sintang mengapresiasi langkah yang diambil oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam upaya penanganan dan pencegahan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) salah satunya adalah pemberian program bantuan sosial berupa beras kepada masyarakat yang terkena dampak Covid-19.

Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Florensius Ronny mengungkapkan bantuan sosial yang diberikan oleh Provinsi Kalimantan Barat ini sebagai upaya meringankan beban dari masyarakat yang terdata dalam daftar By Name By Adress (BNBA) pada alikasi data Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) Data Terpadu Kesehajteraan Sosial (DTKS).

“Bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yaitu sebanyak 715.180 kilogram nantinya akan diberikan kepada 35.759 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang artinya satu KPM akan menerima 20 kilogram beras,” ujarnya, Senin kemarin (06/04/2020).

Tak hanya itu, Florensius Ronny juga mengapresiasi langkah yang telah diambil oleh Pemerintah Kabupaten Sintang yang juga memberikan bantuan 100 ton beras yang ditujukan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 diluar KPM.

“Ada banyak dampak yang dirasakan dengan adanya Covid-19 seperti dagangan sepi, warkop lenggang, ojek tanpa order dan banyak hal lainnya. Adanya bantuan dari Pemerintah untuk memberikan bantuan tersebut menunjukkan bahwa Pemerintah ada untuk rakyatnya,” tuturnya.

Florensius Ronny menyampaikan tujuannya adalah membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan sehingga tidak lagi bekerja di luar rumah atau mengurangi pekerjaan di luar rumah.

“Jika sebelumnya upaya mengajak masyarakat untuk Work From Home agar memutus rantai penyebaran Covid-19 tanpa ada bantuan, kali ini, adanya bansos yang diberikan diharapkan bisa membuat masyarakat untuk berdiam diri di rumah atau paling tidak lebih menguragi aktivitas kerja di luar rumah,” pungkasnya. (Coe)