Cegah Covid-19, Askiman Minta Kades dan BPD Berperan Aktif

oleh -492 views
Sosialisasi Covid-19 di Kecamatan Dedai (Foto : Anwar)

SINTANG | SintangPost.com – Wakil Bupati Sintang, Askiman meminta para Kepala Desa dan Ketua BPD dapat berperan aktif dalam memberikan pemahaman kepada masayrakat terkait Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Hal tersebut diungkapkannya saat memberikan arahan dan materi sosialisasi terkait Covid-19 pada Kepala Desa dan BPD se-Kecamatan Dedai di Gedung Serbaguna, Desa Nanga Dedai, Kecamatan Dedai, Selasa (05/05/2020).

“Menghadapi pandemic Covid-19 ini perlu adanya peran aktif dari Kades maupun BPD yaitu memberikan pemahaman pada masyarakat sehingga dalam menghadapi situasi ini tidak panik yang nantinya akan menimbulkan permasalahan baru,” ujarnya.

Askiman mengatakan tujuan dari adanya sosialisasi kepada masyarakat adalah untuk memberikan wawasan sehingga jika nanti di daerah mereka ditemukan OTG, ODP atau PDP baik yang belum atau sudah terkonfirmasi tidak akan menimbulkan stigma negative pada orang tersebut.

“Beritahukan pada masyarakat, jika ada OTG di desa, dia harus dikarantina mandiri di suatu tempat atau bisa saja di rumahnya jika yakin disiplin. Semua sama-sama mengawasi. Tak usah takut, virus ini kan tidak menyebar lewat udara kecuali jika kita kontak langsung dengan orang tersebut,” katanya.

Askiman juga mengingatkan agar desa segera membentuk tim gugus tugas desa yang nantinya dapat bergerak menyiapkan tempat untuk karantina desa sehingga jika ada warga yang pulang dari luar daerah segera dikarantina selama 14 hari.

“Minta kepada masyarakat untuk jujur, jika memang dari luar segera laporkan. Atau jika ada masyarakat yang tahu tetangganya baru pulang dari luar daerah yang sudah zona merah, laporkan. Dan perlakukan mereka sesuai protokol yang berlaku,” tuturnya.

Camat Dedai, Dedi Halim Hartadi mengungkapkan pihaknya telah melakukan rapat koordinas gugus tugas pada 18 April lalu yang melibatkan semua unsur yang tergabung dalam gugus tugas desa penanganan Covid-19.

“Gugus tugas desa sudah terbentuk, bahkan relawan juga sudah ada. Kami juga sudah berupaya memberikan sosialisasi mengenai penanganan dan pencegahan Covid-19. Kita juga sudah melakukan upaya pencegahan dengan melakukan penyemprotan disinfektan, membuat sarana cuci tangan, dan juga penyaluran beras sosial pada masyarakat,” pungkasnya. (Coe)