Jaga Tradisi Ditengah Pandemi, Agustinus : Jangan Lupa Ikuti Anjuran Pemerintah

oleh -407 views
Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Agustinus

SINTANG | SintangPost.com – Adanya pandemic Corona Virus Disease 2019 (Covvid-19) juga berdampak pada berbagai kegiatan kebudayaan yang kerap rutin dilakukan di Kabupaten Sintang yaitu, agenda tahunan gawai Dayak.

Dengan anjuran pemerintah yang meminta masyarakat untuk menerapkan physical distance dan berbagai anjuran lainnya membuat agenda tahunan tersebut sulit untuk dilakukan pada tahun 2020 ini.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sintang, Agustinus mengaku prihatin dengan tidak adanya agenda tahunanan Gawai Dayak pada tahun 2020 ini karena adanya pandemic Covid-19 yang saat ini masih saja melanda Indonesia dan berbagai negara lainnya.

“Ini adalah tradisi kental bagi orang Dayak yang setiap tahunnya dilaksanakan. Tapi tahun ini, kita harus bisa bersabar karena tidak bisa melakukannya karena pandemi Covid-19 yang masih saja melanda Indonesia termasuk Kabupaten Sintang,” ucapnya beberapa waktu lalu.

Agustinus menyampaikan Gawai Nyelapat Tahun yang digelar setiap tahunnya adalah tradisi adat Dayak yang bertujuan untuk menguca- syukur atas panen dan keselamatan padi pada tahun mendatang.

“Saya yakin sekali masayrakat Dayak khsuusnya bisa menerima keadaan bahwa tahun ini Gawai Dayak tidak bisa diselenggarakan seperti biasa. Hal itu juga dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat mengingat pandemic Covid-19 masih belum berakhir,” katanya.

Meskipun tidak dapat diselenggarakan secara meriah seperti tahun-tahun sebelumnya, Politisi Pasrtai Perindo ini berharap ritual inti dapat terus dilakukan meskipun tanpa keramaian seperti tradisi Nyengkelan yaitu ritual yang dilakukan untuk memberkati alat berladang seperti pisau, kapak dan benih padi.

“Nyangkelan adalah acara inti yang tidak bisa ditinggalkan. Lakukanlah inti ritual, tapi jangan mengundang banyak orang dan dibuat meriah. Tetap perhatikan anjuran pemerintah demi keselamatan kita bersama,” pungkasnya. (Coe)