Temui Legiyem, Santosa Janji Belikan Mesin Jahit

oleh -917 views

SINTANG | SintangPost.com – Dengan penuh hati-hati, Legiyem, seorang perempuan paruh baya yang ada di Desa Melingkat, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang terlihat berusaha untuk keluar ke teras rumahnya menemui Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sintang, Santosa yang saat itu sedang melakukan pengawasan langsung penyerahan BLT-DD dari Desa Melingkat, Senin lalu (08/06/2020).

Dengan senyum bahagia, Legiyem yang duduk sembari memegang kedua tongkat yang kerap membantunya berjalan ini pun berulangkali mengucapkan terimakasih dan bersyukur atas BLT-DD sebesar Rp 600 ribu yang ia terima.

Dengan suara yang berat, Legiyem pun menceritakan awal mula dirinya bisa mengalami kelumpuhan yang membuat dirinya sulit melakukan aktivitas seperti pada umumnya yang dilakukan oleh orang lain.

“Saya jatuh, saat itu lah semuanya jadi berubah. Saya yang sebelumnya aktif bekerja sana sini, sekarang hanya bisa duduk saja melakukan pekerjaan ringan,” ucapnya.

Legiyem mengaku kalau saat ini hanya bisa menggantungkan hidupnya pada anak dan menantunya yang berdomisili di Desa Melingkat tersebut.

“Karena aktivitas saya terbatas, maka saat ini saya hanya bisa menggantungkan hidup saya dengan anak dan menantu saya yang keduanya juga mengalami kecacatan,” katanya.

Untuk itu, Legiyem berharap, dirinya mendapatkan bantuan mesin jahit agar bisa kembali kreatif dan bisa membantu menopang perekenomian keluarga.

“Saya punya keterampilan menjahit, anak saya juga demikian. Hanya saja kami tidak punya mesin jahit, mana tahu ada yang mau membantu, tentu kami sangat senang,” tuturnya.

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sintang, Santosa mengaku prihatin dengan keadaan dari Ibu Legiyem dan keluarganya dalam menmenuhi kebutuhan dengan kondisi yang sedemikian rupa.

“Saya salut dengan semangat mereka bertahan. Pada anak-anaknya juga, betapa berbaktinya mereka mengurus orang tua dengan baik dan layak,” ujarnya.

Politisi muda dari PKB ini juga menjanjikan untuk membelikan mesin jahit agar bisa digunakan oleh Ibu Legiyem dan keluarga sebbagai salah satu cara meningkatkan perekenomian dalam memenuhi kebutuhan hidup yang saat ini cukup tinggi.

“Nanti kita akan belikan mesin jahit biar bisa digunakan untuk membantu Ibu Legiyem dalam memenuhi kebutuhan keluarga,” pungkasnya. (Uli)