Diduga Gegara Korsleting Listrik, Indomaret “Oevang Oeray” Nyaris Terbakar

oleh -412 views
Salah satu petugas Damkar Sintang menggunakan APAR untuk antisipasi penyebaran percikan api (Foto : Damkar Sintang)

SINTANG | SintangPost.com – Diduga karena korsleting listrik, salah satu toko modern “Indomaret” yang terletak di Jalan Oevang Oeray, Desa Baning Kota, Kecamatan Sintang, Kabupten Sintang nyaris terbakar, Jumat malam (11/09/2020).

Ramdani, Teknisi PLN yang melaksanakan piket mengungkapkan bangunan tersebut nyaris terbakar karena kabel yang digunakan oleh pihak Indomaret tersebut tidak sesuai dengan standar.

“Pemasangan mereka menggunakan jalur resmi, hanya saja mereka pelanggan dengan daya yang kecil namun sekarang penggunaan dayanya dan kabel yang digunakan tidak standar,” ucapnya.

Ramdani mengatakan pihaknya akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh kabel-kabel yang ada untuk memastikan tidak ada lagi percikan api yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

“Saat ini, jalur listrik sini kita padamkan. Kalau untuk di Indomaretnya sudah aman, hanya saja kita memastikan yang di tiangnya dulu. Jika memang tidak bermasalah, baru kan kita nyalakan kembali listriknya,” katanya.

Kabid Pemadam Kebakaran, Yudius mengungkapkan pihaknya mendapatkan laporan sekitar pukul 19.15 WIB dan petugas Damkar langsung menuju TKK.

“Saat sampai, api sudah padam namun kembali menyala setelah petugas PLN melakukan pemutusan kabel. Ada tiga titik yang mengalami percikan api,” ujarnya.

Mengenai kendala, lanjut Yudius, pihaknya tidak bisa melakukan penyemprotan dengan segera karena jaringan listrik yang masih menyala.

“Kami tidak bisa melakukan penyemprotan jika jaringan listrik masih menyala, itu sangat berbahaya. Tapi Puji Tuhan, semua dapat terkendali,” ucapnya.

Yudius meminta kepada semua pihak khususnya toko modern yang ada untuk memeriksakan dengan seksama seluruh jaringan listrik yang digunakan apakah sudah sesuai dengan daya dan standar yang sudah ditetapkan.

“Untuk antisipasi agar kejadian serupa tidak terjadi maka saya meminta agar semua pihak untuk memastikan apakah kabel dan daya yang digunakan sudah sesuai standarnya,” pungkasnya. (Uli)