Tingkatkan Keterampilan Warga Binaan, Lapas Klas II Gelar Pelatihan Jasa Kontruksi Bersertifikasi

oleh -392 views
65 peserta baik petugas maupun warga binaan Lapas Klas IIB Sintang ikuti pelatihan Jasa Kontruksi

SINTANG | SintangPost.com – Tingkatkan keterampilan warga binaan, Lapas Klas IIB Sintang melakukan kerjasama dengan Balai Jasa Kontruksi Wilayah V Banjarmasin untuk melakukan pembinaan terkait bidang kontruksi.

Kalapas Klas IIB, Toro Wiyarto mengatakan ada 65 peserta yang turut serta dalam program peningkatan kapasitas yang digelar oleh Kementerian Hukum dan HAM yang bekerja sama dengan Kementerian PUPR.

“Dari 65 peserta, termasuk dua orang petugas lapas dan 15 warga binaan yang perempuan,” ujarnya kepada awak media ketika ditemui di ruang kerjanya, Jumat (12/09/2020).

Toro menyampaikan 65 peserta yang turut serta dalam program peningkatan kapasitas yang di komando oleh Balai Jasa Kontruksi V Banjarmasin ini adalah warga binaan yang masa hukumannya tidak melebihi dua tahun.

“Pembinaan jasa kontruksi yang saat ini dilakukan ada tiga, yaitu pertukangan batu, pengelasan dan pengecatan. Untuk perempuan, kita berikan bidang pengecatan. Satu hari mereka diberikan materi, setelah itu praktek,” katanya.

Toro mengungkapkan peserta nanti akan diuji langsung oleh penguji dari Jakarta. Jika dianggap sudah memaham maka akan diberikan sertifikat sesuai bidang pembinaan yang diambilnya dengan masa berlaku selama tiga tahun. Dengan demikian, ia berharap pembinaan ini dapat menjadi bekal agar kehidupannya menjadi lebih baik, khususnya bagi warga binaan setelah ia selesai menjalani masa hukuman di Lapas Klas IIB Sintang.

“Waktu itu, pulang dari Pontianak, saya ada singgah di satu bengkel, tiba-tiba ada yang menegur, bingung juga saya, ini siapa. Dia bilang, dia anak saya di Sintang yang pernah ikut pembinaan di bidang otomotif. Sekarang dia sudah bengkel sendiri, tentu saya senang. Pelatihan seperti ini yang saya upayakan, agar kedepannya mereka bisa hidup lebih baik lagi,” tuturnya.

Staf Seksi Pelaksana Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin, Amirosadi mengatakan peserta nanti akan diuji kompetensinya oleh asesor Lembang Pengembangan Jasa Kontruksi (LPJK).

“Ada tiga hal yang dinilai, yaitu skill, pengetahuan dan attitude. Jika dianggap sudah memahami, maka mereka akan diberikan sertifikat yang nantinya bisa digunakan untuk melakukan pekerjaan sehingga kehidupan mereka bisa menjadi lebih baik lagi,” katanya.

Sementara itu, Purwan Jurianto, perwakilan dari Balai Jasa Kontruksi Wilayah V Banjarmasin yang saat itu menjadi instruktur bidang pengecatan menyampaikan program pembinaan jasa kontruksi ini digelar selama lima hari yaitu satu hari teori, tiga hari praktek dan satu hari pengujian.

“Ada lima orang yang datang kesini untuk memberikan pelatihan pada 65 peserta yang ada. Balai Jasa Kontruksi Wilayah V Banjarmasin sendiri memang melakukan pembinaan pada seluruh lapas di wilayah Kalimantan,” pungkasnya. (Uli)