Dikaitkan Dengan Kecelakaan KB 3 E, Syarifuddin : Itu Bukan Saya

oleh -469 views
Klarifikasi Syarifuddin Terkait Kabar di Medsos (Foto : DD)

SINTANG | SintangPost.com – Bakal Calon Wakil Bupati Sintang yang diusung oleh koalisi Sintang Baru, Syarifuddin meluruskan kabar yang beredar di media sosial yang menyatakan dirinya turut sera dalam satu mobil dengan nomor polisi KB 3 E saat kejadian peristiwa kecelakaan pada Sabtu lalu (12/09/2020).

“Saya menegaskan bahwa pemberitaan yang tersebar di media sosial yang mengatakan saya ada dalam mobil dinas Ketua DPRD bersama rombongan saat kecelakaan itu tidak benar,” tegasnya kepada sejumlah awak media di Posko Koalisi Bersatu, Senin (14/09/2020).

Syarifuddin mengungkapkan saat kejadian dirinya sudah berada di lokasi peresmian Gereja GKII Pintu Elok, Desa Merahau sehingga berita yang tersebar di media sosial tersebut dapat dipastikan tidak benar.

“Nama panggilan saya memang Atot, yang ada di dalam mobil KB 3 E saat kecelakaan itu juga Atot Kramantosius yang merupakan Staf Sekretariat DPRD Sintang, jadi itu bukan saya. Saya sudah sampai duluan di lokasi peresmian gereja karena memang berangkat dari kampung saya,” katanya

Syarifuddin menceritakan satu hari sebelumnya, Jumat (11/09/2020) ia sudah berangkat ke kampungnya, Nanga Topan untuk menjemput anak dan istrinya yang kebetulan sudah ada di kampung karena adanya keluarga yang menikah. Keesokan harinya, ia menggunakan speed boat ke Merahau yang jaraknya tidak begitu jauh dari Nanga Topan.

“Sebagai warga GKII, jemaat GKII, kader GKII sera pemuka di GKII tentu saya hadir pada kegiatan tersebut. Saya bertemu dengan Pak Jarot yang memang saat ini masih menjadi Bupati resmi, tidak mungkin kan saya balik kanan, itu bukan ajaran yang saya percaya. Namun, ketika diajak berfoto bersama pun, saya tetap membuat sikap tubuh Mandau Mengkilat,” jelasnya.

Syarifuddin mengatakan beredarnya kabar yang tidak mengenakkan di media sosial tersebut tentu merugikan dirinya dan juga tim koalisi Sintang Baru yang saat ini sedang berjuang untuk memenangkan Pilkada pada bulan Desember mendatang.

“Entah ada unsur kesengajaan atau tidak, yang jelas saya sudah memberikan klarifikasi mengenai kejadian yang sebenarnya. Semoga saja kejadian seperti ini tidak terulang,” pungkasnya. (Uli)