Pasca Bocah Tenggelam, Warga Sepi Mandi Banjir di Taman Bungur

oleh -511 views
Taman Bungur Sintang yang kerap dijadikan kolam renang "gratis" ketika ketinggian air meningkat

SINTANG | SintangPost.com – Pasca kejadian tenggelamnya seorang bocah saat “mandi banjir”, Taman Bungur yang kerap ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai usia terlihat sepi, Rabu (30/09/2020).

Agus Susilo, salah satu pedagang yang akrab dipanggil Pak Dhe Sosis mengungkapkan sejak siang hingga menjelang malam, tak ada satu pun warga yang bermain atau mandi banjir di Taman Bungur yang kerap disebut sebagai kolam renang “gratis” ketika ketinggian air meningkat.

“Biasanya ramai masyarakat yang datang, kali ini sepi. Dak ada satupun masyarakat yang mandi banjir,” ujarnya kepada SintangPost.com.

Pak Dhe mengatakan dirinya tidak ada mendengar atau mengetahui adanya himbauan secara langsung maupun larangan untuk mandi di daerah tersebut meskipun adanya kejadian naas yang terjadi kemarin sore, Selasa (29/09/2020).

“Dari tadi sih ndak ada dengar himbauan atau larangan dari pihak manapun, mungkin masyarakat merasa tidak nyaman dengan adanya kejadian kemarin,” katanya.

Sembari membakar sosis, Pak Dhe bercerita dirinya mengetahui kejadian tersebut dari temannya karena kemarin tidak berjualan seperti biasanya. Ia mengaku terkejut dan sedih dengan adanya kejadian tersebut dan berharap tidak ada kejadian lagi kejadian yang serupa.

“Biasanya saya tidak jualan cuma hari Senin saja, tapi minggu ini, saya tambah sehari lagi, jadi kemarin saya tidak jualan. Terkejut saya tahu ada kejadian begitu, tapi namanya juga musibah, mana ada orang yang mau, semoga jadi pelajaran bagi kita semua,”  tuturnya.

Pak Dhe berharap ketinggian air dapat segera stabil sehingga semuanya dapat berjalan sebagaimana mestinya. Pasalnya, ketinggian air yang ada tak hanya berpengaruh pada kehidupan masyarakat yang tinggal di daerah terdampak tetapi juga pada pedagang seperti dirinya.

“Kalau banjir begini, ramai memang, tapi sore saja, kalau malam kan malas keluar. Kalau tidak banjir kan, sore atau malam sama saja ramainya. Kalau kita lihat, ketinggian air sudah cukup turun, semoga saja banjir segera berlalu,” pungkasnya. (Uli)