Gelar Pameran Temporer, Pjs Bupati Sintang Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya

oleh -500 views
Pembukaan Pameren Temporer (Foto : Prokopim)

SINTANG | SintangPost.com – Dalam rangka Hari Jadi Museum Kapuas Raya ke-12 dan Hari Museum Indonesia ke-5, Pemerintah Kabupaten Sintang menggelar Pameran Temporer Teknologi Tradisional di Museum Kapuas Rata, Senin (12/10/2020).

Pjs Bupati Sintang, Florentinus Anum yang membuka langsung pameran Temporer Teknologi Tradisional yang mengangkat tema Teknologi Tradisional ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya generasi muda mengenai alat tradisional. Dengan demikian, masyarakat khususnya generasi muda mampu termotivasi untuk melestarikan budaya yang ada di Kabupaten Sintang.

“Saya mengapresiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang yang telah menggelar kegiatan ini. Ini adalah salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk melestarikan budaya dengan menyalurkan pengetahuan dan informasi yang sudah dimiliki untuk masyarakat khususnya generasi muda di Kabupaten Sintang khususnya,” ucapnya.

Florentinus Anum mengatakan pelaksanaan pameran tersebut sudah sesuai dengan misi dari Pemerintah Kabupaten Sintang, yaitu melaksanakan pembangunan pendidikan berkualitas yang berakar pada budaya lokal.

“Kita harus bangga menjadi orang Sintang, karena kearifan lokal yang ada dapat memperkaya khasanah budaya bangsa. Jadi, jangan sampai alat tradisional itu hilang dari peradapan dan kehidupan kita,” ujarnya.

Ketua Asosiasi Museum Indonesia (AMIDA) Wilayah Kalimantan, Siti Musrikah mendorong agar Kepala Museum Kalbar dapat dipimpin oleh eselon III agar bisa membina museum yang ada di Kalbar menjadi lebih baik. Ia juga berharap agar struktur organisasi Museum Kapuas Raya bisa ditingkatkan menjadi tipe A sehingga bisa mendapatkan dana alokasi khusus dari pemerintah pusat lebih besar dan mampu menjalankan tugasnya secara maksimal.

“Teknologi tradisional hanya salah satu dari 10 objek pokok kemajuan kebudayaan. Museum Kapuas Raya sudah dua tahun berturut turut mendapatkan DAK dari pusat karena bertujuan melestarikan budaya dan sejarah maupun mengedukasi masyarakat,” tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Lindra Azmar menyampaikan pameran temporer ini akan digelar selama empat hari dengan menampilkan berbagai hasil keterampilan kaum wanita dan rumah tangga dalam bentuk tenun dan anyaman, pertanian seperti cangkul dan beliung, perikanan seperti jala dan bubu dan kesenian seperti keledik dan terbangan.

“Pameran dimulai hari ini hingga empat hari kedepan, silahkan masyarakat berkunjung ke Museum Kapuas Raya dari pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB. Atau, bisa disaksikan live streaming melalui instagram @budayadanmuseumkapuasrayastg atau akun youtube kami @budayakusintang. Kami juga melaksanakan talkshow setiap hari mulai jam 10.00 sampai 11.00 dengan tema yang berbeda,” pungkasnya. (Uli)