Jatah Vaksin Corona Untuk Sintang Dibatalkan, Ini Penjelasan Sinto di batalkan, ini pejelasan dr. Harysinto Linoh

oleh -459 views
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dr. Harysinto Linoh

SINTANG | SintangPost.com – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang mengadakan Rapat Evaluasi Pelaksanaan Penanganan Covid-19 Tahun 2020 dan Perencanaan Penanganan Covid-19 di tahun 2021 yang diselengarakan di Pendopo Bupati Sintang, pada Rabu (13/01/2021).

Dalam giat tersebut, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang menyusun rencana untuk mengendalikan dan menurunkan penyebaran covid-19 di Kabupaten Sintang yang saat ini berada di Zona Orange dan kasus terkonfirmasi terus mengalami peningkatan.

Bupati Sintang Jarot Winarno, yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang mengatakan Sejak April 2020 hingga kini terjadi 681 kasus. 6 diantaranya meninggal dunia dan Puncak kasus terbanyak di Kabupaten Sintang terjadi pada minggu ketiga Oktober 2020 dengan 69 kasus yang didominasi kluster Seminari Menyurai dan bertambah lagi setelah Selesai perayaan Natal dan Tahun Baru 2021

“kasus terkonfirmasi Covid-19 melonjak lagi dengan 63 kasus dengan 1 orang meninggal dunia dan 61 orang diantaranya seusai melakukan perjalanan liburan, hanya 2 orang yang tidak pergi kemana-mana namun tertular.”

Jarot juga mengatakan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Sintang belum mencapai puncaknya dan tidak tahu kapan berakhir, Ruang Isolasi Khusus di RSUD AM Djoen Sintang ada 7 tempat tidur, terisi 5 orang pasien yang terpapar Covid-19, Ruang Isolasi Mandiri memiliki 20 tempat tidur, terisi 15 pasien.

“Kita masih mengandalkan 3T yakni Test, Tracing dan Treatment ditambah vaksinasi, Kita terus ingatkan masyarakat untuk menerapkan 3M, menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Mari kita bersama – sama atasi Corona ini, terlebih untuk RT/RW Desa Mandiri, Siaga Corona penting untuk di aktifkan” terang Jarot

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang dr. Harysinto Linoh yang turut hadir pada giat tersebut menerangkan, Dinas Kesehatan sudah melalukan pemeriksaan terhadap 8. 229 pasien, 7.292 diantaranya negatif dan positif terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 681 orang dan hingga saat ini Pemkab Sintang sedang merawat 15 orang pasien yang dirawat di Ruang Isolasi Mandiri dan 5 orang dirawat di Ruang Isolasi Khusus RSUD AM Djoen Sintang, ada 62 orang dirawat di rumah susun RSUD AM Djoen Sintang dan 11 orang dilakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. dari total 681 kasus terkonfirmasi, pria 58 persen dan 41, 85 persen wanita. Untuk pria didominasi usia 11-20 Tahun yang saat itu berasal dari Seminari Menyurai dan Pesantren. Sedangkan Wanita didominasi Usia 21-30. Dari total 681 kasus, 90 persen yang dirawat itu tanpa gejala atau gejala ringan, gejala berat ada 3 persen

“seharunya Kabupaten Sintang sudah menerima Vaksin dari pusat, namun vaksin tersebut masih di tunda terlebih dahulu dikarenakan Vaksin tersebut dialihkan untuk Kota Pontianak, Mempawah, dan Kubu Raya. Kita Kabupaten Sintang ini akan menerima Vaksin sebanyak 1.700 dosis untuk tenaga kesehatan pada bulan Februari nanti, ” jelas Sinto. (Mauren)