SAH, Pasangan JADI Resmi Pimpin Sintang

oleh -574 views
Gubernur Kalimantan Barat resmi lantik JADI pimpin Sintang (Foto : Prokopim)

SINTANG | SintangPost.com – Pasangan Jarot Winarno dan Sudiyanto  (JADI) resmi memimpin Sintang periode 2021-2026 usai dilantik oleh Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji bersama 4 pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020 di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Jumat (26/02/2021).

Pelantikan yang ditansai dengan pengucapan sumpah janji, penandatangan fakta integritas dan pemasangan tanda jabatan dan penyerahan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia oleh Gubernur Kalbar kepada Bupati dan Wakil Bupati yang dilantik.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Barat mengungkapkan masih banyak yang bertanya mengenai masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati terpilih ini, apakah 3.5 tahun atau lima tahun. Untuk itu, ia menyampaikan dari Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 171.131.61-293 Tahun 2021 tanggal 22 Februari 2021 tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 di Kabupaten pada Provinsi Kalimantan Barat,  hak-hak Bupati dan Wakil Bupati Sintang selama 5 tahun dilindungi oleh peraturan perundang-undangan.

“Memungkinkan pilkada dilakukan di 2026 dan juga 2024. Begini, kalau menurut pemahaman secara hukum berdasarkan SK yang dikeluarkan, maka yang serentak itu Pilkadanya bukan pelantikannya,” ujarnya.

Gubernur Kalimantan Barat mengingatkan tugas penting yang harus dilakukan Bupati dan Wakil Bupati terpilih yaitu mengenai penangan Covid-19 dan juga kebakaran hutan dan lahan.

“Saat ini, penanganan Covid-19 dan Karhutla harus menjadi prioritas utama. Saya sudah putuskan bagi siapa saja yang mau masuk ke Kalbar harus menunjukkan surat bebas Covid-19 melalui tes PCR,” katanya.

Gubernur Kalimantan Barat juga meminta kepada Bupati dan Wakil Bupati se-Kalbar untuk terus berkoordinasi dengan banyak pihak terkait penanganan Covid-19, Karhutla dan permasalahan lainnya.

“Kalau kerja sendiri, mati-matian pun hasilnya tak akan maksimal. Mari jalin sinergitas yang baik agar hasilnya juga lebih baik, ini untuk Kalbar yang lebih maju,” pungkasnya. (Coe)