Hadiri Pelantikan JADI, Ini Harapan Sekda Sintang

oleh -519 views
Bupati Sintang, Jarot Winarno didampingi Wakil Bupati dan Sekda Sintang (Foto : Prokopim)

SINTANG | SintangPost.com – Kepemimpinan yang baru diharapkan dapat membuat Kabupaten Sintang menjadi lebih baik. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah usai menghadiri pelantikan 5 Bupati dan Wakil Bupati Sintang yang digelar di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Jumat lalu (26/02/2021).

“Tentunya kita ingin kepemimpinan Bapak Jarot Winarno dan Sudiyanto ini akan membuat Kabupaten Sintang menjadi lebuh baik dari berbagai lini,” ujarnya.

Menurut Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, ada beberapa hal yang masih menjadi prioritas utama bagi Pemerintah Kabupaten Sintang salah satunya adalah peningkatan infrastruktur dasar, sosial kemasyarakat dan berbagai hal lainnya.

“Ada banyak tugas lain yang menanti, maka roda pemerintahan harus segera dilaksanakan. Saya tentunya akan siap mendukung apa saja yang menjadi program dari kepemimpinan beliau berdua,” katanya.

Pasangan Jarot Winarno dan Sudiyanto dalam pesta demokrasi pada 9 Desember 2020 yang lalu diusung oleh 5 partai politik dengan total 17 kursi di parlemen Kabupaten Sintang. Adapun kelima parpol tersebut yakni Nasdem, Golkar, PKB, PPP, dan PKPI.  Pasangan ini juga didukung oleh 4 parpol lainnya yakni, PKS, PSI, Partai Berkarya dan  partai Garuda.

Pada pelaksanaan pilkada Sintang tahun 2015 yang lalu, Jarot Winarno berpasangan dengan Askiman meraih kemenangan setelah mendapatkan 93.778 suara atau 41,90 persen. Sedangkan saat pelaksanaan Pilkada Sintang tahun 2020 Jarot Winarno berpasangan dengan Sudiyanto mampu meraih kemenangan setelah mendapatkan 114.529 suara atau 47, 95 persen.

Pada periode pertamanya memimpin Kabupaten Sintang. Jarot Winarno sebagai Bupati Sintang dan Drs. Askiman, MM sebagai Wakil Bupati Sintang periode 2016-2021 dilantik langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat Drs. Cornelis, MH di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar Jalan Ahmad Yani Pontianak pada Rabu 17 Februari 2016 yang lalu. (Coe)