Tekan Penyebaran COVID-19, Jarot Minta Masyarakat Kurangi Mobilitas

oleh -538 views
Bupati Sintang, Jarot Winarno (Foto : Prokopim)

SINTANG | SintangPost.com – Bupati Sintang, Jarot Winarno meminta masyarakat untuk mengurangi mobilitas ke luar Kabupaten Sintang. Hal tersebut diungkapkannya saat press release, Jumat (26/03/2021).

“Kalau tidak ada keperluan mendadak, jangan ke Pontianak atau keluar daerah Sintang dulu,” ucapnya singkat.

Jarot Winarno yang juga merupakan seorang dokter ini mengungkapkan dalam penanganan COVID-19, jika Jakarta belum beres penanganannya, maka daerah lain juga belum beres penanganannya.

“Dari 63 kasus, 62 diantaranya mereka yang baru pulang dari Pontianak. Intinya, kalau di Jakarta belum landau kasusnya, di Pontianak dan daerah lain juga begitu,” ujarnya.

Jika memang terpaksa keluar kota karena ada keperluan mendesak, Jarot Winarno meminta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada, seperti mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan.

“Jika memang pergi ke Pontianak, diam di rumah sajalah. Jangan malah ikut nongkrong di kerumunan yang tentunya itu membahayakan karena bisa membuat diri kita terpapar yang tanpa sadar akan menyebarkan ke yang lain,” katanya.

Jarot Winarno menyampaikan saat ini kasus terkonfirmasi COVID-19 di Kabupaten Sintang didominasi oleh kaum muda atau masyarakat di usia produktif yang masih saja mempunyai mobilitas tinggi dengan tidak menghindari kerumunan. Artinya, masih banyak masyarakat yang abai dengan keberadaan COVID-19.

“Yang banyak kena ini mereka yang mobilitasnya tinggi, keluyuran ngopi sana sini. Oleh karena itu, kita mendahulukan vaksinasi pada mereka,” tuturnya.

Jarot Winarno kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan dengan menjalankan 5 M yaitu menggunakan masker, jaga jarak satu dengan yang lain, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mencuci tangan dengan menggunakan air mengalir atau menggunakan handsanitizer.

“Jangan pula karena sudah vaksinasi, lalu abai dengan 5 M yang sudah ditetapkan. Tetap terus menjaga kesehatan dan protokol kesehatan yang ada,” pungkasnya. (Coe)