Kluster Gowes dan BPN Dominasi Penambahan Kasus COVID-19 Di Sintang

oleh -670 views
Bupati Sintang (Foto : Prokopim)

SINTANG | SintangPost.com – Kasus terkonfirmasi COVID-19 di Kabupaten Sintang kembali mencapai angka tertinggi, yaitu 94 kasus sepanjang minggu keempat bulan Maret 2021.

Bupati Sintang, Jarot Winarno mengungkapkan ini adalah rekor baru dari angka kasus terkonfirmasi kumulatif mingguan yang saat ini terdata.

“Ini pertama kalinya kita mengalami peningkatan kasus hingga 94 kasus per minggunya. Ini sangat luar biasa,” katanya, Jumat (26/03/2021).

Jarot Winarno menyampaikan 94 kasus terkonfirmasi ini didominasi oleh kluster gowes, rumah ibadah dan BPN.

“Selain itu juga, ada dari perorangan,” katanya.

Jarot Winarno mengatakan kegiatan olahraga yang menyehatkan saja bisa menjadi ancaman kesehatan bagi diri maupun orang lain. Salah satunya yang terjadi pada kluster gowes. Untuk itu, ia berharap seluruh masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan mengurangi mobilitas serta 3 M lainnya.

“Kasus indeks yang pertama dari kluster gowes itu ada 35 orang, mereka baru pulang dari Pontianak. Penyebarannya sederhana, melakukan kegiatan menyehatkan namun tetap berkerumun dan tidak jaga jarak, ini yang jadi permasalahannya,” tuturnya.

Sama seperti kluster gowes, lanjut Jarot Winarno, kluster BPN yang sebelumnya juga pernah membludak ini kembali mengalami hal yang sama karena tingginya mobilitas.

“Jika masih bisa, kurangi mobilitas apalagi keluar daerah. Jika memang terpaksa pergi, bisa hindari kerumunan dan mereapkan protokol kesehatan yang ketat seperti yang telah dianjurkan oleh pemerintah,” katanya.

Selain kluster gowes dan kluster BPN, Jarot Winarno juga menyebutkan adanya peningkatan kluster rumah ibadah. Ada banyak pemuka agama yang terpapar bahkan ada yang meninggal dunia.

“Mutasi genetic COVID-19 ini sudah banyak terjadi. Ada yang saat terpapar langsung pneumonia bahkan ada yang langsung meninggal. Untuk itu, saya mohon dengan sangat agar masyarakat menjaga diri dengan baik,” pungkasnya. (Coe)