Jelang Ramadhan di Masa Pandemi, Pemkab Sintang Akan Terapkan Pembatasan Aktivitas

oleh -523 views
Bupati Sintang, Jarot Winarno (Foto : Prokopim)

SINTANG | SintangPost.com – Jelang bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Sintang akan mengambil kebijakan lebih ketat mengingat masih banyaknya kasus terkonfirmasi COVID-19 di Kabupaten Sintang. Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno saat press conference di Command Center, Jumat kemarin (26/03/2021).

“Saya mau bikin aturan yang lebih ketat pada saat puasa ini,” ujarnya.

Jarot Winarno mengatakan pihaknya akan menutup tempat hiburan atau cafe selama pelaksanaan bulan suci Ramadhan. Sementara untuk warung kopi juga akan dibatasi jam operasionalnya sehingga nanti akan lebih tertib.

“Untuk warung makan, boleh buka namun jangan pakai tirai. Biar saja terbuka, yang tidak puasa jadi kelihatan. Kalau warung kopi, boleh buka hanya saja jam operasionalnya kita batasi hingga pukul 22.00 WIB, kembali seperti dulu lah,” katanya.

Ibadah puasa merupakan masa yang tepat untuk kita berkumpul dan bersilaturahmi. Mulai dari buka puasa, sholat dan berbagai kegiatan ibadah yang lainnya. Mengingat klaster rumah ibadah ada, lanjut Jarot Winarno, Pemerintah Kabupaten Sintang akan berdiskusi dengan Dewan Masjid yang ada di Kabupaten Sintang.

“Dulu, klaster rumah ibadah ini tidak ada, kalau sekarang sudah ada. Ada yang pergi tak apa-apa, pulangnya positif. Oleh karena itu, saya tidak bosan-bosannya mengingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan demi diri dan orang yang kita sayangi,” ucapnya.

Untuk itu, Jarot Winarno mengimbau kepada masyarakat untuk terus menerapkan 5 M yaitu mencuci tangan menggunakan sabun dan air bersih yang mengalir, menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan juga mengurangi mobilitas.

“Karena pandemi seperti sekarang, jika memang ingin beribadah ke tempat ibadah, jangan lupa terapkan protokol kesehatan. Kalau bisa, ya ibadahnya di rumah saja. Sholat berjamaah, tadarus dan dzikir di rumah saja,” pungkasnya. (Coe)