Sintang Dilanda Gelombang Ketiga COVID-19

oleh -396 views
(Foto : Ilustrasi)

SINTANG | SintangPost.com – Kasus Covid-19 di Kabupaten Sintang memasuki gelombang ketiga. Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno ketika dihubungi via telepon selular, Jumat (16/03/2021).

“Selama bulan April ini, tercatat 260 kasus dan 11 diantaranya meninggal dunia. Ini adalah kabar duka buat kita semua dan harus membuat kita sadar bahwa Kabupaten Sintang sedang memasuki gelombang ketiga COVID-19,” ujarnya.

Jarot Winarno menyampaikan Pemerintah Kabupaten Sintang memiliki data real kasus per minggunya. Pada tahun 2020, puncak COVID-19 terjadi pada akhir bulan Oktober dan awal bulan November yang mana terdapat 83 kasus terkonfirmasi per minggunya.

“Kemudian menurun, menurun dan terkontrol. Ini adalah gelombang pertama COVID-19 di Kabupaten Sintang,” ucapnya.

Gelombang keduanya, lanjut Jarot Winarno terjadi usai libur Natal dan Tahun Baru yaitu pada awal bulan Januari, yang mana dalam satu minggunya ditemui 63 kasus terkonfirmasi.

“Dari 63 kasus terkonfirmasi, hanya satu kasus saja yang transmisi yang lainnya adalah pelaku perjalanan,” katanya.

Jarot Winarno mengungkapkan pada bulan April ini, kasus kembali membludak yaitu 260 kasus yang mana 110 kasus terkonfirmasi statusnya adalah pelaku perjalanan yang kemudian menularkan kepada keluarganya sebanyak 126 orang. Jadi, dari kluster pelaku perjalanan ada 236 kasus, sedangkan 24 kasus lainnya adalah transmisi lokal di Kabupaten Sintang.

“Dibulan April ini ada 260 kasus tercatat, yang mana 90,8 persen adalah kasus perjalanan dengan CFR (Cest Fatality Rate) atau tingkat fatalitas kasus yaitu 4 persen. Terlebih lagi dari 384 orang yang kita lakukan test, positif ratenya sebanyak 73 persen. Ini sangat tinggi dan harus menjadi perhatian semua pihak,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Jarot Winarno mengatakan pihaknya akan kembali berkoordinasi untuk memgambil beberapa langkah penting dalam mengatasi permasalahan ini.

“Beberapa hal akan kita bahas, apa kita kembali menggiatkan kembali pos dan menerapkan apa yang sudah kita lakukan diawal COVID-19 ada di Kabupaten Sintang,” pungkasnya. (Coe)