CFR COVID-19 Melonjak, Jarot : Persepsi Warga Pada Resiko COVID-19 Harus Kembali Ditingkatkan

oleh -380 views
(Foto : Ilustrasi)

SINTANG | SintangPost.com – Pada bulan April ini, Case Fatality Rate atau tingkat fatalitas dari dampak Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Sintang cukup tinggi. Hal tersebut diungkapkan Bupati Sintang, Jarot Winarno saat press conference mengenai penanganan COVID-19 di Kabupaten Sintang yang digelar di MMC, Senin (19/03/2021).

Jarot Winarno mengatakan tingkat keganasan COVID-19 pada bulan April ini cukup tinggi karena jumlah kematian yang terjadi cukup banyak hingga CFRnya mencapai 4,3 persen tadi Pak Sinto saja bilang 4.9 persen dan itu sudah sangat tinggi. Di Italia, CFRnya 5 persen, berarti sudah mendekati.

“Dari awal kasus, ada 1.442 kasus COVID-19 yang pernah menghinggapi Kabupaten Sintang, yang meninggal 31 orang. Jadi, kalau secara keseluruhannya, CFR yang ada 1.3 persen saja. Namun bulan april ini yang melonjak tinggi,” katanya.

Jarot Winarno mengatakan pada gelombang ketiga COVID-19 di Kabupaten Sintang ini, tingkat keganasannya cukup tinggi mengingat beberapa pasien terkonfirmasi yang merasakan gejala dalam waktu singkat, saat dibawa ke RSUD tidak lama meninggal dunia.

“Kasus yang terjadi di bulan ini cukup tinggi, ada yang baru namun saturasi oksigennya dibawah normal ditambah sesak nafas, ada juga yang masuk RSUD pagi, malamnya sudah tidak ada. Jadi sekarang lebih berat,” tuturnya.

Tak hanya itu, Jarot Winarno mengaku sedih karena ada pasien dengan usia yang cukup muda yaitu 32 tahun dan tidak ada penyakit penyerta, diketahui meninggal dunia. Untuk itu, ia berharap persepsi masyarakat mengenai resiko COVID-19 kembali ditingkatkan.

“Kita kembali edukasi masyarakat terlebih lagi saat ini persepsi mengenai resiko COVID-19 sudah menurun. Padahal, COVID-19 yang ada di bulan april ini berbeda dengan yang sebelumnya sehingga banyak yang meninggal dunia,” pungkasnya. (Coe)