Idul Fitri Kedua Dimasa Pandemi, Ini Imbauan Bupati Sintang

oleh -771 views
Bupati Sintang, Jarot Winarno (Foto : Prokopim)

SINTANG | SintangPost.com – Pemerintah Kabupaten Sintang mengimbau kepada masyarakat untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dengan sederhana dan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Bupati Sintang, Jarot Winarno mengungkapkan pihaknya telah mengeluarkan Surat Edaran Bupati Sintang tentang Pedoman Pelaksanaan Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dalam masa pandemi COVID-19.

“Salah satunya adalah mengenai takbiran. Takbiran tetap saja dilakukan di masjid, surau atau mushala namun dengan kapasitas 10 persen saja dan tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” ucapnya.

Mengenai sholat Ied, lanjut Jarot, pihaknya tetap memperbolehkan sholat sunah tersebut dilakukan di masjid atau di lapangan terbuka dengan menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan, yaitu menggunakan masker, menghindari kerumunan, menjaga jarak dan mencuci tangan menggunakan air bersih atau berbekal handsanitizer. Tak hanya itu, khutbah juga harus dilakukan dengan sesingkatnya namun tetap bermakna.

“Untuk lansia, OTG namun ada sakit bawaan, orang baru sembuh dari sakit atau orang yang baru saja dari perjalananan diimbau untuk tidak melakukan sholat Ied berjamaah di masjid atau lapangan karena akan beresiko terpapar. Kita menjaga diri dan juga orang yang kita sayangi. ” tuturnya.

Jarot Winarno juga mengingatkan kepada pejabat dan ASN yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang untuk tidak menggelar Open House seperti yang kerap dilakukan. Hal itu harus dipatuhi mengingat jumlah terkonfirmasi COVID-19 di Kabupaten Sintang masih cukup banyak.

“Silaturahmi dengan keluarga inti saja, jangan ada open house. Jaman sudah canggih, gunakan teknologi untuk bersilaturahmi. Kegiatan lainnya juga bsa kita lakukan secara virtual,” ujarnya.

Tak hanya itu, Jarot Winarno juga meminta kepada seluruh masayrakat di Kabupaten Sintang untuk mendoakan agar dunia kembali membaik, aktivitas kembali dilakukan sebagaimana mestinya.

“COVID-19 ini memang banyak merenggut apa saja yang berharga termasuk waktu. Mari bersama kita doakan agar Sintang pada khususnya dalam keadaan baik-baik saja,” pungkasnya. (Coe)